Text
ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. “P” MASA HAMIL TM III, BERSALIN, NIFAS, NEONATUS DAN KELUARGA BERENCANA DI BPM NY. “W” MAGETAN
SINOPSISAKI dan AKB adalah indikator derajat kesehatan suatu negara untuk menilai baik buruknya keadaan pelayanan kebidanan (maternity care) dalam suatu negara atau daerah. Untuk mengurangi AKI dan AKB di suatu negara atau daerah maka perlu diberikan asuhan kebidanan komprehensif secara continuity of care. Pemberian asuhan kebidanan komprehensif secara continuity of care pada Ny. “P” G3P20002, mulai hamil trimester III, bersalin, nifas, neonatus sampai dengan pemilihan KB pascasalin dilakukan di BPM Magetan.
Asuhan kebidanan dilakukan sesuai rencana dan prioritas masalah yang ditemukan. Perencanaan yang di berikan yaitu berupa penyuluhan tentang fisiologis, kebutuhan dasar, tanda bahaya, ketidaknyamanan ibu hamil trimester III terutama keluhan sering BAK, tanda dan persiapan persalinan. Pertolongan persalinan dilakukan sesuai dengan Asuhan Persalinan Normal, bayi lahir spontan dilakukan perawatan bayi baru lahir dan IMD. Dalam masa nifas diberikan penyuluhan tentang perubahan fisiologis masa nifas meliputi laktasi, involusi, dan lochea, kebutuhan dasar, tanda-tanda bahaya masa nifas, demonstrasi senam nifas, cara perawatan bayi, ASI eksklusif, dan KB pasca salin. Pelaksanaan pada neonatus dilakukan perawatan tali pusat, memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dengan menimbang setiap kunjungan, melakukan SDIDTK, dan memberikan imunisasi sesuai jadwalnya. Pada pelaksanaan asuhan pada KB ibu dibantu memilih dan diberikan pelayanan KB MAL.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah dilakukan pemberian asuhan kebidanan pengetahuan ibu mengenai perawatan kehamilan, persalinan, nifas, neonatus dan KB pascasalin bertambah. Masalah yang muncul dapat teratasi. Ibu melaksanakan semua anjuran bidan.
Setelah diberikan asuhan kebidanan secara continuity care dapat disimpulkan bahwa seluruh proses yang dilalui Ny. “P” mulai dari hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB pascasalin normal. Diharapkan bagi pasien, keluarga dan masyarakat dapat berperan aktif dalam pelayanan kebidanan. Sedangkan untuk institusi pendidikan kebidanan, mahasiswa kebidanan dan bidan diharapkan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan secara continuity care dan memberikan pelayanan yang berkesinambungan dan berkualitas.
Tidak tersedia versi lain