Text
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR IBU DAN KATOR BAYI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM ( Di RSUD dr. Sayidiman Magetan tahun 2012)
Tujuan penelitian bertujuan untuk membuktikan hubungan faktor ibu (preklampsia berat) dan fakotr bayi (letak sungsang) terhadap kejadian asfiksia neonatorum. Populasi penelitian adalah seluruh bayi baru lahir pervaginam di ruang bersalin RSUD dr. Sayidiman Magetan th.2012 sesuai dengan kriteria yg ditentukan, teridi dari kelompok kasus dan kelompok kontrol masing-masing 220 bayi. Hasil penelitian diadaptkan proporsi kejadian asfiksia neonatorum pada preeklampsia berat dan letak sungsang adalah 0,1259 dan 0,1818. Hasil uji statistik antara kejadian asfiksia neonatorum dengan kejadian preeklampsia berat didapatkan nilai p=0.005 dan nilai OR = 3,974, sedangkan kejadian asfiksia neonatorum dengan kejadian letak sungsang didapatkan nilai p=0,000 dan nilai OR = 6,133. Kesimpulan penelitin adalah ada hubungan yg signifikan antara kejadian preeklampsia berat dan letak sungsang dengan kejadian asfiksia neonatorum. Risiko terjadinya asfiksia neonatorum pada preeklampsia berat 3,974 kali lebih besar dibandingkan yd tidak. Risiko terjadinya asfiksia neonatorum pada letak sungsang 6.133 kali lebih besar dibandingkan presentasi kepala.
Tidak tersedia versi lain