Text
HUBUNGAN ANTARA KEHAMILAN POSTTERM DAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA BAYI BARU LAHIR (DI RSUD dr. Sayidiman Magetan periode 2011-20112)
Tujuan penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kehamilan postterm dan kejadian ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Populasi penelitian seluruh bayi baru lahir di RSUD dr. Sayidiman Magetan periode 1 Pebruari 2011-29 Pebruari 2012. Sampel terdiri dari 97 kelompok kasus dan 100 kelompok kontrol. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Pada kehamilan postterm 63,6% bayi yg dilahirkan mengalami asfiksia. Pada ketuban pecah dini 60 % bayi yg dilahirkan mengalami asfiksia. Kesimpulan adalah ada hubungan antara kehamilan postterm dan kejadian ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir, dengan kekuatan hubungan sangat rendah. Peluang terjadinya asfiksia pada bayi baru lahir 2 kali lebih besar pada kehamilan postterm dan kejadian ketuban pecah dini.
Tidak tersedia versi lain