Text
ESTIMASI FAKTOR RESIKO KEJADIAN GONDOK ENDEMIK PADA ANAK USIA 7-13 TAHUN DI SD BELAH I DONOROJO PACITAN
Jenis penelitian ini adalah retrospektif atau case control dimana populasinya seluruh murid SD Belah I dan diambil melalui observasi data sekunder serta pengukuran langsung pada responden terhadap status insidensi gondok. Jumlah sampel 127 responden yang diambil secara proportional stratified random sampling. Variabel independen berupa status
konsumsi kapsul minyak iodium sedangkan variabel dependen
adalah insidensi gondok endemik. Metode pengumpulan data dengan menggunakan observasi catatan register pemberian kapsul minyak iodium dari puskesmas serta pengukuranlangsung kejadian gondok endemik pada anak usia 7-13 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah gejala atau tanda klinik gondok endemik yang ditemukan.
Hasil penelitian menunjukkan kelompok yang mengalami pembesaran gondok endemik 51,11% tidak mengkonsumsi kapsul kapsul iodium, yang tidak mengalami pembesaran gondok endemik 75, 61% mrngkonsumsi kapsul iodium. Uji statistik coefisien contigensi di dapatkan hasil sebesar 0,261dengan signifikansi 0,002. Menunjukkan ada perbedaan faktor resiko (konsumsi iodium) antara penderita gondok endemik yang sangat signifikan. Anak yang tidak mengkonsumsi kapsul minyak iodium beresiko tiga kali lebih besar terjadi gondok di banding anak yang mengkonsumsi kapsul minyak iodium. Kata kunci : Insidensi, gondok endemik, kapsul minyak iodium
Tidak tersedia versi lain