Text
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG KB MASA MENYUSUI DENGAN KEIKUTSERTAAN MENJADI AKSEPTOR KB SELAMA MENYUSUI
ABSTRAK
Sebagian besar ibu nifas yang menyusui tidak langsung mengikuti program KB, karena menganggap setelah masa nifas dan menyusui, kesuburannya belum kembali. Waktu yang tepat untuk menggunakan kontrasepsi pasca persalinan adalah selesainya masa nifas seorang ibu. Sangat penting mempertimbangkan penggunaan kontrasepsi yang tidak mengurangi produksi ASI sehingga perlu dipikirkan bagaimana kontrasepsi bekerja menunda atau menghentikan kehamilan, bagaimana efektivitas dan apa pengaruhnya terhadap produksi ASI dan tentunya dapat diterima oleh pasangan suami istri. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian dengan judul “Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas tentang KB Masa Menyusui dengan Keikutsertaan Menjadi Akseptor KB Selama Menyusui”. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis hubungan pengetahuan ibu nifas tentang KB masa menyusui dengan keikutsertaan menjadi akseptor KB selama menyusui.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional cross-sectional. Tiap subjek penelitian hanya diobservasi sekali saja dan pengukuran dilanjutkan terhadap status karakter atau variabel subjek pada saat pemeriksaan atau pengkajian. Populasi pada penelitian ini sebesar 76 ibu nifas, sedangkan sampelnya sebesar 36 ibu nifas yang diambil dengan menggunakan non probability sampling secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuisioner yang hasilnya akan dianalisis kemudian di uji statistik menggunakan Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. H1 diterima apabila χ 2 hitung > χ 2 tabel.
Hasil penelitian di BPS Sahabat Perempuan Surabaya, dari 36 responden, sebagian besar responden yakni 19 responden (52,78%) tidak menjadi akseptor KB dengan tingkat pendidikan baik, cukup, dan kurang. Berdasarkan uji statistik menggunakan Chi-Square χ2 hitung (8,76%) > χ2 tabel (5,99%) sehingga H1 diterima.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan ibu nifas tentang KB masa menyusui dengan keikutsertan menjadi akseptor KB selama menyusui. Oleh karena itu Bidan diharapkan senantiasa meningkatkan mutu layanan yang lebih baik khususnya KIE dengan menggunakan bahasa dan media yang mudah diterima oleh pasien utamanya informasi yang baru yang bermanfaat bagi ibu nifas yang dalam masa menyusui. Memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjadi akseptor KB pada masa menyusui dengan menyebarkan leaflet atau alat peraga supaya lebih mudah diingat.
Kata Kunci: Pengetahuan, Keikutsertaan
Tidak tersedia versi lain