Text
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 2-4 TAHUN (Di PAUD Pelita Harapan Surabaya)
ABSTRAK
Kemampuan berbahasa merupakan indikator utama dan terpenting yang menunjang seluruh aspek perkembangan anak. Gangguan bahasa dialami oleh 8% anak usia prasekolah. Hampir sebanyak 20% dari anak berumur 2 tahun mengalami gangguan berbahasa. Gangguan kemampuan bahasa paling sering terjadi pada usia 2 – 16 tahun. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pola asuh dengan perkembangan bahasa anak usia 2-4 tahun.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebesar 53 ibu dan anak usia 2-4 tahun sedangkan sampelnya sebesar 47 ibu dan anak usia 2-4 tahun yang diambil dengan cara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuisioner dan pemeriksaan Denver yang hasilnya dianalisis dengan uji statistic menggunakan Chi-Square dan koefisien kontingensi dengan tingkat kemaknaan 0,05. H1 diterima apabila χ2 hitung > χ2 tabel.
Hasil penelitian di PAUD Pelita Harapan Surabaya dari 47 responden 23 orang tua hampir setengahnya (48,94%) menerapkan pola asuh demokratis, dan hampir seluruhnya (78,26%) mengalami perkembangan bahasa yang normal. Berdasarkan uji statistic Chi-Square χ2 hitung (11,52) > χ2 tabel (5,99) sehingga H1 yang menjelaskan adanya hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan bahasa anak usia 2-4 tahun diterima.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan bahasa anak usia 2-4 tahun. Oleh karena itu diharapkan kepada bidan atau tenaga kesehatan setempat untuk melakukan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) setiap bulan serta memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh yang baik..
Kata kunci : pola asuh orang tua, perkembangan bahasa, anak
Tidak tersedia versi lain