Text
HUBUNGAN PEMAKAIAN AKDR DENGAN KEJADIAN EROSI PORSIO DI PUSKESMAS JAGIR SURABAYA
ABSTRAK
AKDR adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim yang sangat efektif, reversibel, berjangka panjang dan dapat dipakai oleh semua perempuan usia reproduktif. Namun, disamping memberikan efek kontrasepsif, AKDR juga memberikan efek samping salah satunya erosi porsio. Efek samping erosi porsio tersebut banyak dialami oleh akseptor AKDR di Puskesmas Jagir Surabaya, sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan pemakaian AKDR dengan kejadian erosi porsio.
Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain Cross Sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Jagir Surabaya pada bulan Mei – Juni 2012 dengan populasi sebanyak 226 orang akseptor KB. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan besar sampel 144 orang akseptor KB yang menggunakan instrumen penelitian lembar pengumpul data dan sumber data rekam medik. Variabel independen adalah akeptor kontrasepsi AKDR. Variabel dependen adalah erosi porsio.
Hasil penelitian ini didapatkan dari 50 akseptor AKDR terdapat 15 akseptor (30%) mengalami erosi porsio. Berdasarkan uji Chi-Square diperoleh hasil perhitungan secara manual χ² hitung (28,34) > χ² tabel (3,84), maka H1 diterima yang artinya ada hubungan pemakaian AKDR dengan kejadian erosi porsio.
Simpulan dari penelitian ini adalah hampir setengahnya akseptor KB yang berkunjung di Puskesmas Jagir Surabaya memakai kontasepsi AKDR, hampir setengah dari akseptor AKDR tersebut mengalami erosi porsio, sehingga ada hubungan pemakaian AKDR dengan kejadian erosi porsio. Disarankan bagi bidan di Puskesmas Jagir Surabaya untuk memperhatikan pencegahan infeksi pada waktu pemasangan AKDR dan memberikan penyuluhan mengenai personal hygiene dan aktivitas seksual yang sehat.
Kata kunci : AKDR, Erosi Porsio.
Tidak tersedia versi lain