Text
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA Di Puskesmas Tambakrejo Surabaya
ABSTRAK
Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak di seluruh dunia, yang menyebabkan satu miliar kejadian sakit dan 3-5 juta kematian setiap tahunnya. Sampai saat ini diare tetap sebagai child killer peringkat pertama di Indonesia. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian diare antara lain defisiensi imun, campak, status gizi, tidak ASI eksklusif, serta lingkungan dan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara status gizi dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Tambakrejo Surabaya.
Penelitian ini menggunakan rancang bangun analitik observasional (cross sectional). Lokasi penelitian ini adalah Puskesmas Tambakrejo Surabaya dan waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret-Juni 2012. Sampelnya adalah balita yang datang ke Puskesmas Tambakrejo Surabaya, pemilihan sampel menggunakan metode consecutive sampling didapatkan sampel sebanyak 48 responden. Variabel bebas adalah status gizi , sedang variabel terikatnya adalah kejadian diare. Instrumen pengumpul data yang digunakan untuk mengetahui status gizi adalah lembar pengumpul data, sedangkan untuk diare menggunakan rekam medik. Teknik analisa data menggunakan analisis chi square.
Hasil Penelitian didapatkan sebagian besar responden yang mengalami diare (52,08%) atau sejumlah 25 responden, hampir setengahnya tidak mengalami diare (48,02%) atau sejumlah 23 responden. Sebagian besar balita dengan kategori gizi baik (54,17%) atau 26 responden, hampir setengahnya balita dengan kategori gizi kurang (39,58%) atau 18 responden dan sebagian kecil balita dengan kategori gizi buruk (6,25%) atau 3 responden. Dari uji chi square didapatkan x^2hitung (12,27) > x^2tabel (3,84) maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima.
Dari uji statistik yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian diare pada balita. Penelitian ini hanya membahas tentang hubungan antara status gizi dengan kejadian diare sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi kejadian diare. Peningkatan gizi pada balita merupakan salah satu alternatif menurunkan penyakit diare pada balita.
Kata kunci : status gizi, diare, balita.
Tidak tersedia versi lain