Text
HUBUNGAN ANTARA KELAINAN LETAK DENGAN KEJADIAN SEKSIO SESAREA DI RUANG BERSALIN RS RAHMAN RAHIM SIDOARJO
ABSTRAK
World Health Organization (WHO) menetapkan bahwa angka seksio sesarea tidak lebih dari 15% dibeberapa Negara. Sedangkan di Jakarta mencapai 25-30% di RS Swasta penuh. Persalinan untuk bayi sungsang dan bayi dengan posisi tidak normal lainnya (malpresentasi) kini berjumlah 12,5% dari seluruh seksio sesarea yang dilakukan. Masalah penelitiannya yaitu kejadian seksio sesarea tahun 2010 di RS Rahman Rahim Sidoarjo sangat tinggi yaitu 65,41% jika dibandingkan rekomendasi WHO dan meningkatnya persalinan kelainan letak dengan seksio sesarea dari 5,88% menjadi 12,4% di ruang bersalin RS Rahman Rahim Sidoarjo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kelainan letak dengan seksio sesarea di VK Rumah Sakit Rahman Rahim Sidoarjo.
Jenis penelitian ini analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 285 ibu bersalin di VK RS Rahman Rahim Sidoarjo. Sampel diambil dengan teknik Simple Random sampling besar sampel sejumlah 106 ibu bersalin. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengumpul data. Variabel bebas adalah kelainan letak sedangkan variabel tergantung adalah seksio sesarea. Analisis yang digunakan uji Chi-Square dengan α 0,05.
Hasil penelitian diketahui bahwa dari 106 ibu bersalin hanya sebagian kecil yaitu 24 (22,64%) yang kelainan letak. Dari 24 ibu bersalin yang kelainan letak, hampir seluruhnya (91,67%) jenis persalinan dengan seksio sesarea, sedangkan dari 82 persalinan yang tidak kelainan letak hampir setengahnya (35,37%) persalinan tidak seksio sesarea. Hasil uji Chi-Square menunjukkan x 2 hitung = 5,32 ,α= 0,05, df = 1 dan x2 tabel = 3,84 sehingga x2 hitung > x2 tabel, maka H1 diterima yang artinya ada hubungan kelainan letak dengan kejadian seksio sesarea
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Ada Hubungan Antara Kelainan Letak Dengan Seksio Sesarea di VK RS Rahman Rahim Sidoarjo. Hasil penelitian ini digunakan sebagai masukan untuk meningkatkan deteksi dini kelainan letak dan dalam pengambilan keputusan untuk melakukan seksio sesarea sesuai dengan standar operasional yang berlaku di Rumah Sakit.
Kata Kunci : Kelainan Letak, Seksio Sesarea
Tidak tersedia versi lain