Text
HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN MENARKE DINI PADA REMAJA PUTRI DI SMP MUHAMMADIYAH 9 SURABAYA
ABSTRAK
Menarke dini adalah menstruasi yang terjadi sebelum usia 12 tahun. Obesitas merupakan keadaan patologis sebagai akibat dari konsumsi makanan yang jauh melebihi kebutuhannya (phsycobiological cues for eating) sehingga terdapat penimbunan lemak yang berlebihan dari yang diperlukan untuk fungsi tubuh. Menarke dini mengakibatkan meningkatnya resiko terjadinya kanker payudara mioma uteri, kanker serviks, penyakit kardiovaskuler, hiperplasia endometrium, serta krisis identitas. Dalam jurnal kesehatan mengenai menarche, nutritional status and lifestyle oleh Fadhilah (2009), penelitian terhadap 211 orang subyek menunjukkan sebanyak 28% remaja putri usia 10-13 mengalami rata-rata usia menarche 11,6 tahun. Subyek yang sudah mengalami menarke tersebut memiliki persen lemak tubuh dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap Umur (IMT/U) Z skor yang lebih tinggi. Penelitian dalam karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas dan menarke dini pada remaja putri.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 67 orang dan jumlah sampel sebanyak 57 responden yang diambil dengan cara simple random sampling. Variabel bebas penelitian adalah obesitas dan variabel tergantung adalah menarke dini. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan pengukuran secara langsung. Uji statistik menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan (α) (0,05).
Hasil penelitian dari 57 orang sampel didapatkan 39 responden (68,42%) tidak mengalami obesitas dan 36 responden (63,16%) tidak mengalami menarke dini. Berdasarkan hasil perhitungan analisis menggunakan uji chi square diperoleh hasil χ2hitung (12,02) > χ2tabel (3,84) dengan derajat kebebasan (df = 1) dan tingkat kemaknaan (α) = (0,05), sehingga hipotesis nihil ditolak artinya ada hubungan antara obesitas dengan menarke dini.
Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara obesitas dengan menarke dini, oleh karena itu disarankan untuk diprioritaskan adanya pendidikan gizi oleh pihak sekolah yang dapat dimasukkan dalam kurikulum mata pelajaran biologi maupun bimbingan konseling, namun tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja sehingga para siswa mengetahui faktor-faktor lain yang mempengaruhi timbulnya menarke dini yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah didampingi oleh lembaga kesehatan setempat..
Kata kunci : Obesitas, menarke dini
Tidak tersedia versi lain