Text
CASE REPORT PADA PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DENGAN ANEMIA RINGAN DI PUSKESMAS TONGGUH KABUPATEN BANGKALAN
Anemia ringan oleh wanita hamil trimester III tergolong dalam gangguan Kesehatan yang berimplikasi terhadap kesejahteraan ibu dan janin. Kondisi ini ditandai dengan kadar hemoglobin antara 9-10,9 g/dL dan sering dialami oleh primigravida akibat kurangnya asupan zat besi, ketidakteraturan konsumsi tablet tambah darah, serta terbatasnya pemahaman terkait gizi selama kehamilan. Di dapatkan laporan Puskesmas Tongguh Bangkalan tahun 2024 tercatat 23% dari 225 wanita hamil menderita anemia. Penelitian ditujukan guna mendeskripsikan penatalaksanaan anemia ringan pada primigravida trimester III.
Metode deskriptif diterapkan dalam studi kasus ini yang berlokasi di Puskesmas Tongguh Kabupaten Bangkalan, Seorang ibu primigravida trimester III dengan Anemia Ringan berdasarkan pemeriksaan Hb. Pada penelitian ini dilakukan 3 kali kunjungan dan data diperoleh melalui kegiatan wawancara serta pemeriksaan fisik terhadap responden, penatalaksanaan maupun evaluasi. Penelitian ini dilakukan sesuai prinsisp etika dengan informend consent yang telah ditandatangani oleh pasien setelah mendapatkan penjelesan mengenai tujuan penelitian
Hasil penelitian berdasarkan pengumpulan data didapatkan pada kunjungan pertama kehamilan Ny.I G1P0A0 usia kehamilan 28-29 minggu ibu mengeluh pusing saat bangun dari tempat tidur didapatkan hasil pemeriksaan, BB 58 kg, TFU 26 cm, sedangkan pada hasil pemeriksaan fisik didapatkan conjungtiva pucat, Hb 10.4 g/dL, asuhan diberi pada ibu terkait masukan nutrisi dan keteraturan mengonsumsi tablet Fe dan MMS, dan menganjurkan ibu tidak langsung berdiri setelah bangun dari tempat tidur melainkan duduk terlebih dahulu. Hasil pada kunjungan kedua keluhan pusing yang dirasakan bangun dari tempat tidur sudah berkurang hasil pemeriksaan fisik tidak ada kenaikan berat badan BB 58 kg, Tfu 27 cm, asuhan yang diberikan mempertahankan pola nutrisi dan melanjutkan mengonsusmsi tablet Fe dan MMS. Hasil pada kunjungan ketiga didapatkan pemeriksaan BB 59 kg dan Hb 16,6 /dL hal ini menunjukkan adanya kenaikan Hb keluhan pusing saat bangun dari tempat tidur sudah teratasi asuhan yang diberikan kepada ibu untuk tetep melanjutkan mengonsumsi tablet Fe dan MMS dan mempertahankan pola nutrisi.
Asuhan dilakukan sebanyak 3 kali kunjungan yang meliputi edukasi keteraturan mengonsumsi tablet Fe dan MMS edukasi pola makan sehingga kadar Hb 10,4 g/dL menjadi 16,6 g/dL. Pada setiap kunjungan dilakukan evaluasi pola makan, keteraturan mengonsumsi tablet Fe dan MMS dan pemantauan melalui kunjungan ANC. Hal ini membuktikan bahwa pendampingan yang diberikan saat hamil terbukti mendukung peningkatan kesehatan ibu serta janin.
Tidak tersedia versi lain