Text
CASE REPORT PADA AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK DEPO MEDROXY PROGESTERONE ACETATE (DMPA) DENGAN EFEK SAMPING KENAIKAN BERAT BADAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMAL KABUPATEN BANGKALAN
Kenaikan berat badan menjadi salah satu efek samping penggunaan kontrasepsi suntik DMPA yang berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman secara fisik, mengganggu aktivitas harian, serta memengaruhi kondisi psikologis akseptor. Banyak akseptor belum mengetahui penanganan yang tepat terhadap penurunan berat badan, sehingga diperlukan asuhan kebidanan untuk membantu mengatasi masalah tersebut. Riset ini dimaksudkan untuk menguraikan manajemen pelayanan kebidanan pada pengguna kontrasepsi suntik DMPA yang mengalami efek samping berupa peningkatan berat badan. Mengacu pada catatan Puskesmas Kamal Januari 2025, diketahui 7 dari 12 penerima layanan mengalami pertambahan bobot tubuh. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif melalui studi kasus. Pelayanan kebidanan diberikan kepada Ny. S, 34 tahun, yang mengalami peningkatan bobot tubuh lebih dari 10 kg selama ±1,5 tahun penggunaan kontrasepsi suntik DMPA. Data diperoleh melalui teknik wawancara, pengamatan, serta pemeriksaan secara langsung. Tindakan dilakukan dalam tiga kali kunjungan selama satu bulan dengan metode pengkajian, intervensi, evaluasi, dan pencatatan. Tindakan yang diberikan meliputi edukasi mengenai efek samping kontrasepsi, pemberian menu diet sehat sesuai kebutuhan gizi ibu, anjuran jalan pagi selama 20– 30 menit, serta konseling terkait pemilihan metode kontrasepsi lain. Evaluasi menunjukkan adanya penurunan berat badan dan akseptor menyatakan keinginan untuk beralih ke metode kontrasepsi MOW. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa asuhan kebidanan yang tepat dan edukatif dapat membantu mengatasi efek samping kenaikan berat badan serta meningkatkan pemahaman akseptor terhadap pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai.
Tidak tersedia versi lain