Text
STUDI KASUS PADA MULTIGRAVIDA TRIMESTER III DENGAN ANEMIA DI PUSKESMAS KAMAL KABUPATEN BANGKALAN
Anemia masih menjadi masalah kesehatan utama di seluruh dunia terutama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Anemia pada kehamilan ditegakkan apabila kadar haemoglobin (Hb) <11 g/dL. Prevalensi ibu hamil dengan anemia di Kamal pada tahun 2023 sebesar 28,1%. Tujuan dari studi kasus ini adalah menggambarkan kejadian anemia melalui faktor determinan, masalah, dan komplikasi yang terjadi, serta penatalaksanan anemia pada multigravida trimester III di Puskesmas Kamal Kabupaten Bangkalan.
Metode yang digunakan yaitu multiple case design, yaitu penelitian studi kasus dengan menggunakan kasus yang serupa. Subjek dalam studi kasus adalah multigravida trimester III dengan anemia. Sumber data meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, serta studi dokumentasi yang dilakukan pada bulan April 2024. Analisis data berupa deskriptif.
Hasil studi kasus pada kedua responden terdapat perbedaan dalam faktor determinan, masalah dan komplikasi, namun sama dalam penatalaksanaan anemia. Kesimpulan dari studi kasus adalah faktor determinan anemia meliputi faktor pendidikan, pekerjaan, kesuaian dan kepatuhan konsumsi TTD, riwayat penyakit, riwayat menstruasi, dan frekuensi kunjungan ANC. Masalah yang timbul meliputi mudah lelah, sering mengantuk, dan pusing. Komplikasi yang terjadi berupa KPD, inersia uteri, atonia uteri, dan perdarahan. Penatalaksanaan yang didapatkan yaitu KIE tentang bahan makanan tinggi zat besi dan menghambat penyerapan zat besi serta pemberian terapi/TTD sesuai kondisi anemia.
Diperlukan kerjasama lintas sektor antara puskesmas dengan sekolah untuk meningkatkan pengetahuan mengenai anemia, asuhan kebidanan secara komprehensif dengan berkolaborasi bersama keluarga, serta evaluasi berkelanjutan mengenai kondisi anemia ibu.
Tidak tersedia versi lain