Text
STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PADA MULIGRAVIDA TRIMESTER III DENGAN ANEMIA RINGAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AROSBAYA KABUPATEN BANGKALAN
Anemia merupakan suatu kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan sel darah merah. Dikatakan anemia pada ibu hamil jika Hb <11 gr/dl. Hal itu juga dapat menjadikan masalah pada ibu maupun janinnya, pada ibu dapat terjadi KPD, persalinan prematur, pada bayi dapat terjadi BBLR. Untuk itu diperlukan upaya untuk pengawasan dan perawatan asuhan kebidanan untuk dapat mendeteksi secara dini jika terdapat komplikasi. Tujuan dari asuhan kebidanan adalah mengidentifikasi data subjektif, data objektif, analisa data, penatalaksanaan dan evaluasi.
Metode yang digunakan yakni studi kasus asuhan kebidanan pada Ny. “A” G2P1A0 dengan anemia ringan yaitu menggunakan pendekatan asuhan kebidanan yang dimana hanya berfokus pada satu pasien saja, pengumpulan data dilakukan melalui pengumpulan data primer meliputi teknik anamnesa dan pemeriksaan fisik, analisis, penatalaksanaan dan evaluasi, dan didapatkan dari data sekunder yaitu berupa dokumentasi. Asuhan kebidanan kehamilan dengan anemia ringan dilakukan di bulan April 2024, di Puskesmas Arosbaya, rumah pasien Berbeluk, Arosbaya. Selanjutnya data yang didapatkan dibentuk menjadi dokumentasi SOAP Asuhan kebidanan kehamilan dilakukan sebanyak 3 kali kunjungan, pada kunjungan ke-3 menggnakan via telephone. Berdasarkan pengumpulan data, didapatkan pada kunjungan pertama ditemukan beberapa masalah yaitu ibu mengalami anemia, merasakan pusing, badan terasa lemas, ibu mengalami resiko sangat tinggi karena pada riwayat persalinan sebelumnya SC dan anemia yang dialaminya saat ini. Kebutuhan nutrisi ibu terpenuhi, pada istirahat terdapat gangguan karena pusing yang dirasakannya. Asuhan kebidanan yang diberikan yaitu, berupa KIE cara mengatasi anemia, mempertahankan pemenuhan kebutuhan nutrisi, pemberian tablet Fe dan mengajarkan cara mengkonsumsi tamblet Fe dengan benar. Pada kunjungan kedua keluhan pusing dan lemas yang dirasakannya sudah berkurang, dilakukan pemeriksaan Hb mengalami peningkatan menjadi 10 gr/dl. Pada pemenuhan nutrisi ibu sudah konsisten makan sayur sayuran an konsumsi tablet Fe secara rutin, istirahat ibu sudah mulai membaik karena keluhan pusing yang dirasakan sudah mulai berkurang. Asuhan yang diberikan motivasi untuk tetap mempertahankan kenutuhan nutrisinya, KIE tanda bahaya kehamilan dan anemia, menganjurkan untuk rutin pemeriksaan ANC. Pada kunjungan ketiga yang akan di lakukan pada tanggal 19 April 2024 via telephon Ibu mengeluh sering kenceng–kenceng, diberikan KIE jika merasakan sakit berkepanjangan maka dengan segera ke pelayanan kesehatan. Pada tanggal 20 April 2024 ibu ke
pelayanan kesehatan dengan segera dilakukan rujukan ke RSIA X.
Asuhan yang diberikan dilakukan dengan baik. Meskipun masalah belum teratasi, akan tetapi terdapat peningkatan pada kadar hemoghlobin ibu. Bidan sebaiknya memberikan asuhan kebidanan yang sesuai dengan standar kebidanan untuk dapat mendeteksi secara dini komplikasi yang mungkin terjadi pada ibu maupun janin. ibu sebaiknya rutin untuk lebih meningkatkan dalam mengkonsumsi makanan yang tinggi zat besi, rutin melakukan pemeriksaaan kehamilan, mengurangi pekerjaan yang dirasa berat, sering membaca buku KIA bila sewaktu ada permasalahan pada kehamilannya ibu dapat mengantisipasinya terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan.
Tidak tersedia versi lain