Text
STUDI KASUS PADA MULTIGRAVIDA TRIMESTER III DENGAN ANEMIA RINGAN DI PUSKESMAS BANGKALAN
Kehamilan anemia adalah kadar hemoglobin ibu hamil <11 gr/dl pada trimester I dan III sedangkan pada trimester II yaitu <10 gr/dl, dampak anemia pada ibu masa kehamilan yaitu keguguran,perdarahan antepartum, daya tahan tubuh berkurang, pada bayi yaitu BBLR, IUGR dan kelahiran Prematur. Ibu hamil yang mengalmai anemi di puskesmas Bangkalan pada tahun 2023 sebesar 3,26% dari
1.150 oran Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor resiko terjadinya anemia pada ibu hamil, dampak dan upaya ibu dalam mengatasi anemia.
Metode studi kasus ini menggunakan multiple case design, dengan 2 responden multigravida trimester III dengan anemia ringan. Pengambilan data dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Bangkalan pada bulan Januari sampai Mei tahun 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesoner, wawancara, dokumentsi buku KIA (TFU, data Hb, TBJ), dan rekam medis. Data di analisa dengan cara mendeskriptifkan.
Hasil studi kasus menunjukkan faktor penyebab anemia pada responden 1 adalah nutrisi sebelum hamil belum terpenuhi, pada responden kedua karena kurang istirahat. Dampak yang terjadi pada kedua responden yaitu Tinggi Fundus Uteri (TFU) dan peningkatan Taksiran Berat Janin (TBJ) tidak sesuai dengan usia kehamilan. Upaya responden pertama peningkatan pola nutrisi, responden kedua memperbanyak pola istirahat, kedua responden membaca buku KIA pada waktu luang. dan rutin mengonsumsi tablet Fe secara teratur sesuai advis.
Pendidikan kesehatan terkait anemia (penyebab dan dampak) sangat diperlukan bagi ibu hamil. Tenaga kesehatan sebaiknya mempertahankan dan meningkatkan temu wicara dengan ibu hamil terkait dengan anemia pada waktu kunjungan ANC.
Tidak tersedia versi lain