Text
STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PADA NY.F G4P2A1 UK 15-16 MINGGU DENGAN KEHAMILAN RESIKO TINGGI (ANEMIA RINGAN DAN RIWAYAT ABORTUS) DI PUSKESMAS SOCAH KEBUPATEN BANGKALAN
Anemia pada ibu hamil merupakan suatu kondisi dimana terjadinya penurunan kadar haemoglobin di dalam darah. Ibu hamil yang mengalami anemia memiliki kadar Hb yaitu <11,00 gr/dl. Dilansir dari data Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2022 jumlah ibu hamil 590.205 dan yang mengalami anemia
63.522 ibu hamil (10,76%). Sedangkan prevalensi anemia di Kabupaten Bangkalan tercatat jumlah ibu hamil 16.309 dan yang mengalami anemia 1.681ibu hamil (10,30%) (Dinkes Jatim, 2022). Tujuan dari asuhan kebidanan adalah mengidentifikasi data subjektif, data objektif, analisa data, penatalaksanaan dan evaluasi.
Metode yang digunakan dalam studi kasus yaitu asuhan kebidanan kehamilan dengan pendekatan one case study. Subjek dalam studi kasus yaitu ibu hamil Trimester II dengan resiko tinggi (anemia ringan dan riwayat abortus) di Puskesmas Socah, Kabupaten Bangkalan. Tehnik pengumpulan data berupa anamnesa, pemeriksaan fisik, analisa data dan penatalaksanaan yang meliputi intervensi, implementasi, dan evaluasi yang mengacu pada permasalahan klien. Penyajian data disajikan melalui format asuhan kebidanan dengan dokumentasi SOAP. Dilakukan dari tanggal 17 mei-09 juni 2024 dirumah pasien Dsn.Pernajuh, Kec.socah.
Berdasarkan hasil kunjungan didapatkan ibu mengeluh pusing, dan cepat merasa lelah. Dalam pola nutrisi ibu makan 2 kali sehari dengan porsi sedang ibu tidak mengkonsumsi sayur, dan ibu tidak rutin mengkonsumsi fe karna sering lupa dan merasa mual, muka pucat, konjungtiva pucat, pemeriksaan Hb:10,5gr/dl. Analisa yang ditentukan berdasarkan nomenklatur kebidanan yaitu G4P2A1 UK 15-16 minggu dengan kehamilan resiko tinggi (anemia ringan dan riwayat abortus) dengan masalah ketidakpatuhan mengkonsumsi tablet fe dan tidak suka mengkonsumsi sayur dan buah-buahan. Asuhan kebidanan yang diberikan yaitu antara lain, berupa KIE cara mengatasi anemia, mempertahankan pemenuhan kebutuhan nutrisi, menjelaskan manfaat tablet fe, mengajarkan cara mengkonsumsi tamblet Fe dengan benar, mengajurkan ibu untuk menggunakan alarm untuk pengingat, menganjurkan ibu untuk mengkomsumsi sayur daun kelor, motivasi ibu untuk tetap mengkonsumsi tablet fe, menganjurkan ibu untuk mengurangi minum teh dipagi hari. Hasil evaluasi yang dilakukan selama 3 minggu ibu mengatakan sudah tidak ada keluhan, pada pola nutrisi ibu sudah mengkonsumsi sayur dan sudah tidak mengkonsumi teh, ibu mengkonsumsi tablet fe menggunakan air jeruk, muka tidak pucat, konjungtiva merah muda, pemerikaan Hb:11,3 gr/dl.
Asuhan yang diberikan dilakukan dengan baik. Masalah yang dialami ibu Multigravida Trimester II dengan anemia sudah dapat teratasi. Ibu diharapkan tetap mempertahankan kebutuhan nutrisinya dan tetap rutin mengkonsumsi tablet fe
Tidak tersedia versi lain