Text
STUDI KASUS PADA PRIMIGRAVIDA TRIMESTER I DENGAN EMESIS GRAVIDARUM DI WILAYAH PUSKESMAS TONGGUH KABUPATEN BANGKALAN
Kehamilan merupakan proses fisiologis yang ditandai dengan perubahan baik fisik maupun psikologis. Perubahan tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan, salah satunya yaitu mual dan muntah atau disebut dengan emesis gravidarum. Prevelensi ibu hamil dengan emesis gravidarum di Puskesmas Tongguh sejak 8 Januari – 2 Februari 2024 yaitu 4 dari 10 ibu hamil trimester I (TM I) atau sebesar 40%. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian emesis gravidarum pada primigravida TM I meliputi tanda dan gejala, faktor risiko, penyulit serta penatalaksanaan di wilayah Puskesmas Tongguh.
Desain studi kasus yaitu multiple case design dengan dua responden yang memiliki kriteria sama yaitu primigravida TM I dengan emesis gravidarum. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi rekam medis.
Hasil studi kasus ini bahwa tidak semua responden mengalami tanda dan gejala emesis gravidarum seperti mual, muntah, tubuh lemas dan lelah, penurunan nafsu makan dan berat badan. Faktor risiko usia, pola nutrisi, riwayat gastritis dan stress bukan merupakan faktor utama penyebab emesis gravidarum. Kedua responden tidak mengalami penyulit emesis gravidarum. Kedua responden telah melaksanakan sebagian dari penatalaksanaan farmakologi maupun non farmakologi.
Diperlukan adanya asuhan komprehensif untuk mengatasi emesis gravidarum agar ketidaknyamanan tersebut bisa segera teratasi diantaranya yaitu pendekatan interpersonal agar tercipta komunikasi yang efektif dalam menerima dan menyikapi keluhan yang dirasakan ibu hamil, pendidikan kesehatan tentang pemenuhan pola nutrisi yang sehat. Pencegahan terjadinya komplikasi melalui asuhan komplementer seperti yoga, senam, akupresur dan aromaterapi akan membantu ibu hamil dengan emesis gravidarum dalam meringankan semua keluhan.
Tidak tersedia versi lain