Text
STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PADA PRIMIGRAVIDA TRIMESTER II DENGAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) DI WILAYAH PUSKESMAS BANGKALAN KABUPATEN BANGKALAN
Status gizi sangat penting dan perlu diperhatikan pada wanita usia subur serta ibu hamil, karena kualitas kesehatan seorang anak diawali dengan kualitas gizi pada 1000 hari pertama kehidupan. Salah satu masalah pada ibu hamil yaitu Kurang Energi Kronis yang merupakan termasuk keadaaan ibu hamil yang mengalami kurang energi akibat kurangnya nutrisi, yang ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas < 23,5 cm. Kurang energi kronis memberi dampak pada ibu seperti anemia dan perdarahan, sedangkan pada bayi berdampak Berat atau lahir premature. Tujuannya yaitu melakukan asuhan kebidanan pada Primigravida Trimester II dengan Kurang Energi Kronik (KEK) di Wilayah Puskesmas Bangkalan Kabupaten Bangkalan.
Metode asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny. L, yaitu ibu hamil primigravida G1P0A0 Usia Kehamilan 13-27 minggu dengan Kurang Energi Kronis di Puskesmas Bangkalan, dari Januari-Mei 2024. Menggunakan pendekatan asuhan kebidanan yang melibatkan pengumpulan data primer dan sekunder, teknik anamnesa dan pemeriksaan fisik, serta analisis dan penatalaksanaan yang komprehensif dengan evaluasi secara berkala.
Berdasarkan pengumpulan data, didapatkan Ny L pada kunjungan pertama tidak ada keluhan, rutin melakukan antenatal care sebanyak 6 kali, pola nutrisi tidak ada masalah, tidak ada pantangan apapun, rutin mengkonsumsi obat dan vitamin hamil yang didapat. Kunjungan kedua dan ketiga ibu mengeluh mual bila lapar dan pada saat terlalu kenyang, dalam pola aktivitas sehari-hari ibu tidak mengalami masalah, pemenuhan nutrisi tidak terganggu dan tetap rajin mengkonsumsi vitamin yang didapat. Data objektif dari kunjungan 1 sampai 3 tanda tanda vital dalam batas normal berat badan kunjungan pertama dan kedua (kenaikan 0,5 kg), kunjungan kedua dan ketiga (kenaikan 1,2 kg), lingkar lengan atas ditiap kunjungan 20 cm, IMT kunjungan pertama 18,5 kg/m2, kedua 18,7 kg/m2, dan ketiga 19 kg/m2. Analisa yang didapat G1P0A0 Usia Kehamilan 21-22 minggu dengan Kurang Energi Kronis janin tunggal, hidup, intrauterine. Asuhan yang diberikan yaitu memberitahu agar tetap rutin meminum tablet Fe, asam folat dan meminum vitamin hamil yang ibu dapatkan yaitu Kalk, multivitamin FG, meningkatkan pola makan dan istirahat yang cukup, tetap makan dengan porsi yang sedikit tetapi sering untuk mengatasi keluhan mualnya, terus meningkatkan konsumsi makanan yang bergizi seimbang, rutin mengkonsumsi pemberian makanan tambahan yang telah diberikan oleh Puskesmas yang berupa susu. Evaluasinya ada peningkatan berat badan kunjungan pertama dan kedua terdapat kenaikan BB (0,5 kg), indeks massa tubuh kunjungan pertama dan kedua kenaikan (0,2 kg/m2), kunjungan kedua dan ketiga kenaikan berat badan (1,2 kg), indeks massa tubuh kunjungan kedua dan ketiga terdapat kenaikan (0,3 kg/m2), lingkar lengan atas ibu dari kunjungan pertama sampai ketiga masih tetap.
Berdasarkan hasil asuhan yang diberikan, didapatkan data subyektif tidak ada keluhan tetapi pada kunjungan 2 dan 3 terdapat mual. Data obyektif yaitu terdapat kenaikan berat badan dan indeks massa tubuh setiap kunjungan. Analisa yaitu G1P0A0 usia kehamilan 21-22 minggu dengan Kurang Energi Kronis janin tunggal, hidup, intrauterine. Asuhan yang diberikan memberitahu untuk rutin meminum tablet Fe, asam folat dan meminum vitamin hamil yang ibu dapatkan, meningkatkan pola makan dan istirahat yang cukup, tetap makan
dengan porsi yang sedikit tetapi sering untuk mengatasi keluhan mualnya, rutin mengkonsumsi pemberian makanan tambahan yang telah diberikan oleh puskesmas yang berupa susu.
Setelah dilakukannya asuhan kebidanan ini ibu sebaiknya tetap mengkonsumsi tablet Fe dan pemberian makanan tambahan yang telah didapat serta makan dengan porsi sedikit tetapi sering untuk mengatasi keluhan mual yang ibu rasakan agar kebutuhan nutrisi nya tetap terjaga.
Tidak tersedia versi lain