Text
STUDI KASUS PADA AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK PROGESTIN DENGAN AMENOREA DAN PENAMBAHAN BERAT BADAN DI WILAYAH PUSKESMAS KLAMPIS BANGKALAN
Kontrasepsi suntik progestin merupakan salah satu jenis kontrasepsi yang mengandung hormon depo medroxyprogesterone acetate yang mengandung 150 mg/ml. Kontrasepsi suntik progestin ini diberikan setiap 3 bulan atau 12 minggu. Salah satu efek samping dari kontrasepsi suntik progestin berupa amenorea dan penambahan berat badan. Tujuan studi kasus untuk mendapatkan gambaran kejadian akseptor kontrasepsi suntik progestin dengan amenorea dan penambahan berat badan.
Metode studi kasus yang digunakan multiple case design, dengan subjek dua responden kontrasepsi suntik progestin yang mempunyai efek samping amenorea dan penambahan berat badan. Pengambilan data dilakukan pada bulan April 2024 di wilayah Puskesmas Klampis. Data dilkumpulkan dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner, dan studi dokumentasi dan selanjutnya di analisa data menggunakan deksriptif kualitatif.
Hasil studi kasus menunjukkan bahwa kedua responden mengalami peningkatan berat badan,amenorea. Aktifitas pada responden 1 dan responden 2 memiliki aktifitas yang sama yaitu sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT). Lama pemakaian kedua responden lebih dari 12 bulan. Kedua responden menerima efek samping amenorea dan penambahan berat badan.
Lama pemakaian kontrasepsi suntik progestin dan aktifitas sehari-hari mempunyai keterkaitan dengan kejadian amenorea dan penambahan berat badan. Sehingga diperlukan untuk pengaturan pola makan, aktifitas sehari-hari dan diberikan edukasi tentang MKJP non hormonal.
Tidak tersedia versi lain