Text
STUDI KASUS MULTIGRAVIDA TRIMETER III DENGAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TONGGUH KABUPATEN BANGKALAN
Anemia kehamilan terjadi karena penurunan kadar hemoglobin <11 gr/dl selama masa kehamilan trimester I dan III. Prevelensi kejadian anemia di Puskesmas Tongguh Arosbaya masih tergolong tinggi. Anemia kehamilan pada bulan Januari 2024 didapatkan 16 ibu hamil (40%). Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan faktor resiko, tanda gejala, dampak serta penatalaksanaan anemia pada multigravida trimester III di wilayah kerja Puskesmas Tongguh Arosbaya.
Desain studi kasus ini Multiple case design yaitu dua responden dengan kriteria sama yaitu multigravida Trimester III dengan anemia. Studi kasus dilakukan pada bulan Januari sampai Mei 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuisioner, buku KIA dan rekam medis. Analisa data yang digunakan berupa deskriptif kemudian dianalisa dalam tabel matrik dan dinarasikan.
Faktor resiko anemia responden 1 antara lain umur, pendidikan, dan paritas. Sedangkan responden 2 tidak memiliki faktor resiko terjadinya anemia. Tanda gejala anemia pada kedua responden adalah sama yaitu pusing dan mudah lelah. Saat hamil maupun bersalinan tidak terjadi dampak anemia pada responden
1. Sedangkan responden 2 terdapat dampak persalinan yaitu persalinan SC, namun indikasi persalinan SC tidak diakibatkan karena dampak anemia melainkan letak lintang. Penatalaksanaan anemia pada kedua responden secara farmakologi berupa tablet Fe dan non farmakologi berupa pemberian KIE, pemenuhan makanan kaya zat besi dan keikut sertaan dalam kegiatan kelas ibu hamil. Tatalaksana pencegahan dan pengobatan anemia pada kehamilan diperlukan asuhan komprehensif dengan menekankan pada upaya pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dalam menjaga kesehatan selama kehamilan dan mengurangi faktor resiko. Tindakan penting lainnya yaitu deteksi
dini berupa pemeriksaan Hb dan pemantauan dalam konsumsi tablet Fe.
Tidak tersedia versi lain