perpus@poltekkes-surabaya.ac.id +62 895 1900 2022 | Terakreditasi A
Pilih Bahasa :
Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

PERPUSTAKAAN

  • Beranda
  • Profil
    Tentang KamiPustakawanStatistik
  • Layanan
    Layanan SirkulasiReferensiBebas Pustaka
  • Berita
  • Repository
  • E-Resources
    Indonesiana
    • Batavia Digital
    • Candi di Indonesia
    • Dokumentasi Perfilman Indonesia
    • Dokumentasi Sastra Indonesia
    • Kepustakaan Presiden RI
    • Keraton Nusantara
    • Pernaskahan Nusantara
    • Kepustakaan Tokoh Perfilman
    • Khasanah Pustaka Nusantara
    • Perpuspedia
    Pencarian
    • DOAJ
    • Google Scholar
    • JDIH
    • Bibliografi Nasional Indonesia
    • Katalog Induk Nasional
    • Bursa Efek Indonesia
    Alat
    • Mendeley
    • Zotero
    • Publish or Perish
    • Vos Viewer
    Sumber Belajar
    • Perpustakaan Digital
    • TED
    • Google Experiments
    • Sumber Belajar Kemdikbud
    • Ebook
  • Masuk
    Area AnggotaPustakawanPengunjung

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

ASUHAN KEBIDANAN PADA NY.P G1P0A0 UK 30-31 MINGGU DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK), PERSALINAN DAN BBL, NIFAS, NEONATUS, PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DI PMB “S” WILAYAH KERJA PUSKESMAS KLAMPIS KABUPATEN BANGKALAN

AULIA ZAHRA ALIVI GUNAWAN - Nama Orang;

Kehamilan merupakan proses alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita usia reproduksi dan yang sudah menikah. Primigravida merupakan kehamilan pertama kali dengan usia terbaik antara 20 tahun hingga 35 tahun. Namun ada beberapa keadaan yang dapat menambah risiko kehamilan yang dinamakan faktor risiko. Salah satu faktor risiko dalam kehamilan adalah Kekurangan Energi Kronik (KEK), keadaan dimana seseorang menderita kekurangan nutrisi secara menahun dengan indicator lingkar lengan kanan atas kurang dari 23,5 cm. Asuhan ini diberikan pada Ny.P G1P0A0 usia kehamilan 30-31 minggu dengan KEK. Asuhan kebidanan secara berkelanjutan (continuity of care) harus dilakukan dengan tujuan mencegah komplikasi pada ibu dan janin selama periode kehamilan, persalinan, dan nifas. Tujuan diberikannya asuhan berkelanjutan pada primigravida dari trimester III sampai periode pelayanan kontrasepsi.
Metode asuhan melalui studi kasus pada Ny.P G1P0A0 usia kehamilan 30-31 minggu dengan KEK di wilayah puskesmas Klampis. Data diperoleh dari sumber data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari anamnesa, observasi, studi dokumentasi. Analisis dan penentuan diagnose berdasarkan nomenklatur kebidanan. Secara keseluruhan proses asuhan disajikan dalam bentuk dokumentasi SOAP.
Asuhan kebidanan kehamilan pada Ny.P G1P0A0 dengan KEK dilakukan tiga kali. Pada kunjungan pertama hasil pemeriksaan didapat putting tenggelam sebelah kiri, kenaikan BB yang kurang dari batas normal IMT dan keluhan keputihan, nyeri pinggang. Asuhan yang diberikan mengajari perawatan putting tenggelam, personal hygiene dan melakukan masase untuk mengatasi nyeri pinggang. Pada kunjungan kedua keluhan keputihan berkurang dan mulai beradaptasi dengan nyeri pinggang , putting susu masih tetap tenggelam. Asuhan yang diberikan menegaskan kembali perawatan payudara, nutrisi makan yang disukai ibu, konsumsi tablet Fe. Pada kunjungan ketiga didapat keluhan sering BAK, keputihan dan nyeri pinggang teratasi. Asuhan yang diberikan menganjurkan ibu mengurangi minum pada malam hari. Pada akhir kehamilan KEK dan putting susu tenggelam belum teratasi, kenaikan berat badan hanya 3 kg dan tidak didapatkan komplikasi lain.
Asuhan persalinan dimulai dari kala II, kala I ditolong dukun, hasil pemeriksaan VT pembukaan lengkap, selaput ketuban tidak utuh, ketuban merembes jernih, presentasi kepala, denominator UUK, hodge IV. Dipimpin mengejan 45 menit bayi lahir, langsung menangis, terdapat caput succedaneum, jenis kelamin laki-laki dilakukan IMD. Kala III dan Kala IV berlangsung normal tidak ada komplikasi, perdarahan dalam batas normal. Asuhan lanjutan BBL setelah IMD diperoleh data berat badan 2500 gr dan panjang badan 49 cm, terdapat caput succedaneum, reflek sucking dan rooting baik. Diberikan asuhan lanjutan perawatan tali pusat, penyuntikan vit.k, pemberian salep mata, dan memulai untuk pemberian nutrisi (meneteki).
Asuhan masa nifas dilakukan 4 kali kunjungan, pada kunjungan pertama ditemukan keluhan mulas diperut, TFU 2 jari bawah pusat, CU keras. Dilakukan asuhan HE tentang after pain, mobilisasi segera mungkin untuk melakukan aktifitas. Pada kunjungan kedua ibu malas menyusui, belum berhasil menyusui bayinya karena putting payudara kiri tenggelam, bayi diberi susu formula, Hb 10,5 gr/dl (Anemia Ringan). Diberikan HE tentang perawatan payudara, personal hygiene, memotivasi ibu agar menyusui ASI ekslusif. Pada kunjungan ketiga dan keempat tidak ada keluhan. Anemia ringan dan KEK tidak teratasi sampai akhir periode nifas.
Asuhan neonatus kunjungan dilakukan 3 kali. Pada kunjungan kedua ibu mengatakan bayinya sering menangis (rewel), tali pusat kering bersih tidak berbau, caput succedaneum mulai berkurang, keluarga tidak menyetujui diberi penyuntikan vaksin. Asuhan yang diberikan menganjurkan ibu untuk meneteki lebih sering., caput succedaneum sudah tidak ada pada kunjungan ketiga. Pada kunjungan ketiga kenaikan berat badan mencapai 300 gram, bayi tidak mendapat asi ekslusif. Asuhan kebidanan keluarga berencana / KB, pelayanan kontrasepsi dilakukan pasca periode nifas dengan memberikan konseling pada ibu dengan memberikan kontrasepsi yang sesuai dan efektif pada ibu menyusui, ibu memilih kontrasepsi suntik 3 bulan memilih kontrasepsi hormonal (Depo Medroksi Progesteron Asetat).
Asuhan berkelanjutan (continuity of care) yang berkolaborasi dengan tim kesehatan lain harus ditingkatkan melalui asuhan rujukan dari periode kehamilan khususnya dengan tim gizi untuk menangani KEK dan Anemia Ringan. Maka saran yang harus dilakukan adalah mengikut sertakan peran suami telah melaksanakan asuhan (SIAP SIAGA) mengantar dan menjaga istrinya, perencanaan persalinan harus disertakan agar suami ikut mendampingi istrinya. Memberitahu suami agar mengetahui pengetahuan perawatan bayi, asi ekslusif dan imunisasi dasar.


Ketersediaan
#
Kebidanan Bangkalan 2023006 Gun a
7LTA20230006
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2023006 Gun a
Penerbit
: ., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
NEONATUS
nifas
PERSALINAN DAN BBL
ASUHAN KEBIDANAN PADA G1P0A0 UK 30-31 MINGGU DENG
PELAYANAN KELUARGA BERENCANA
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Temukan kami di Youtube

Video edukasi yang menarik tentang berbagai topik

Ikuti Instagram Kami

@polkesbaya_library


NPP 3578082C0000001

Link

  • Web Utama
  • Web Perpustakaan
  • Repository
  • KINK
  • Eresources PNRI

Kontak Kami

Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Surabaya
Jl. Pucang Jajar Timur II, Kertajaya, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60282

WA/Telegram: +62 895 1900 2022
perpus@poltekkes-surabaya.ac.id

Cari


Tumbuh Bersama

Tumbuh bersaama kami dengan pengetahuan yang menakjubkan

Temukan, Pelajari, Berkembang

Perpustakaan, Membangkitkan Keajaiban Lintas Generasi

Nyalakan Masa Depan Anda

Alat dan Panduan untuk Perjalanan Setiap Pembelajar

Baca. Jelajahi. Raih

Dimana Imajinasi Menjadi Kenyataan


Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik