Text
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.”B” G2P1A0 TRIMESTER III UK 35-39 MINGGU , PERSALINAN & BAYI BARU LAHIR, NIFAS, NEONATUS, DAN PELAYANAN KONTRASEPSI DI PUSKESMAS AROSBAYA KABUPATEN BANGKALAN
Multigravida adalah wanita yang telah mengalami kehamilan lebih dari satu kali. Pada ibu hamil dengan paritas multigravida sudah memiliki pengetahuan mengenai kehamilan sebelumnya dan sudah mempersiapkan persalinannya dengan baik. Meskipun begitu tetap dibutuhkan upaya pengawasan dan perawatan secara berkesinambungan yang diberikan pada wanita hamil hingga pelayanan kontrasepsi. Tujuan dilakukan asuhan Continuity of Care untuk mendeteksi secara dini adanya masalah/gangguan sehingga dapat dilakukan pencegahan dan tatalaksana secara dini agar tidak terjadi komplikasi.
Asuhan kebidanan diberikan secara Continuity of Care dengan pendekatan studi kasus pada ibu multigravida di wilayah Puskesmas Arosbaya dengan teknik pengumpulan data berupa anamnesa, observasi dan dokumentasi juga dengan mengunakan data sekunder dari bidan dan buku KIA. Analisa dan penetapan diagnose berdasarkan pada nomenklatur kebidanan. Hasil asuhan kebidanan secara keseluruhan di dokumentasikan menggunakan SOAP
Asuhan kebidanan kehamilan di lakukan kunjungan sebanyak 2 kali . pada kunjungan pertama ibu tidak ada keluhan Pemeriksaan fisik dalam batas normal, dilakukan asuhan sesuai standart asuhan kehamilan memberikan HE pola nutrisi, pola istirahat, pola kebersihan , memberikan HE tanda bahaya kehamilan. pada kunjungan kedua ibu mengeluh sering kencing pada malam hari, TTV dalam batas normal, total nilai KSPR 2. Asuhan yang dilakukan yaitu memberi HE tentang mengurangi sering kencing, mengingatkan persiapan persalinan, tanda-tanda persalinan serta tanda bahaya persalinan. Pada proses persalinan dari kala I sampai kala IV berlangsung secara normal tidak ada tanda tanda komplikasi. Pertolongan sesuai dengan APN 60 langkah dan pendokumentasian dicatat dalam patograf. Pada bayi baru lahir normal tidak ditemukan masalah, bayi lahir menangis kuat, bernafas spontan, jenis kelamin laki-laki dengan BB bayi 4000 gram PB 51 cm asuhan yang di berikan yaitu menjaga kehangatan bayi, melakukan IMD selama 1 jam berhasil pada menit ke 10. Pada kunjungan nifas pertama dan kedua ibu mengeluh perutnya mules dan hasil pemeriksaan dalam batas normal, memberikan HE tentang rasa mules yang dialami. Pada kunjungan ketiga dan ke empat tidak didapatkan keluhan dan pemeriksaan dengan batas normal, ibu dapat menyusui anaknya dengan baik, Asuhan yang diberikan memberikan KIE tentang pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa tambahan makanan apapun, serta mengingatkan ibu rajin pergi ke posyandu untuk jadwal imunisasi pada bayinya dan mengetahui tumbung kembang bayinya. Pada kunjungan nifas ke empat ibu berencana menggunakan KB pil progestin . Pada kunjungan neonatus pertama sampai ketiga bayi tidak ada masalah, tali pusat lepas pada hari ke-7. Asuhan yang diberikan tetap menjaga kehangatan tubuh bayi, memastikan kebutuhan nutrisi bayi diberi ASI eksklusif setiap waktu saat bayi ingin menyusui, total kenaikan Berat Badan bayi yaitu 800 gram . Pada pelayanan kontrasepsi dilakukan konseling tentang metode kontrasepsi yang dipilih oleh ibu dan informed concent tentang KB pil progestin karna tidak menghambat produksi ASI dan memberikan pelayanan.
Asuhan kebidanan yang telah diberikan pada Ny. B dari kehamilan trimester III hingga keluarga berencana secara Continuity of Care telah dilakukan sesuai dengan standar asuhan kebidanan. Selama proses kehamilan, persalinan, nifas, neonatus dan pelayanan kontrasepsi berlangsung secara normal dan keluhan yang dirasakan ibu sudah teratasi sesuai dengan standar asuhan yang diberikan. Kontrasepsi yang dipilih merupakan kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi ibu yaitu kb pil progestin. Tidak terdapat masalah atau komplikasi. Asuhan Kebidanan secara Continuity of Care yang dimulai dari masa kehamilan sampai pelayanan kontrasepsi telah dilakukan dengan baik. Diharapkan bidan dapat meningkatkan dan mempertahakan asuhan kebidanan secara Continuity of Care sesuai standar asuhan kebidanan sehingga kehamilan sampai masa KB dapat berjalan secara fisiologis, apabila terdapat komplikasi dapat dideteksi secara dini. Dan untuk pasien di harapkan untuk lebih membaca buku KIA ,teratur minum Fe ,dan sering melakukan periksa ke bidan.
Tidak tersedia versi lain