perpus@poltekkes-surabaya.ac.id +62 895 1900 2022
Pilih Bahasa :
Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

PERPUSTAKAAN POLTEKKES KEMENKES SURABAYA

POLTEKKES KEMENKES SURABAYA

  • Beranda
  • Profil
    Tentang KamiPustakawanStatistik
  • Layanan
    Layanan SirkulasiReferensiBebas Pustaka
  • Berita
  • Repository
  • E-Resources
    Indonesiana
    • Batavia Digital
    • Candi di Indonesia
    • Dokumentasi Perfilman Indonesia
    • Dokumentasi Sastra Indonesia
    • Kepustakaan Presiden RI
    • Keraton Nusantara
    • Pernaskahan Nusantara
    • Kepustakaan Tokoh Perfilman
    • Khasanah Pustaka Nusantara
    • Perpuspedia
    Pencarian
    • DOAJ
    • Google Scholar
    • JDIH
    • Bibliografi Nasional Indonesia
    • Katalog Induk Nasional
    • Bursa Efek Indonesia
    Alat
    • Mendeley
    • Zotero
    • Publish or Perish
    • Vos Viewer
    Sumber Belajar
    • Perpustakaan Digital
    • TED
    • Google Experiments
    • Sumber Belajar Kemdikbud
    • Ebook
  • Masuk
    Area AnggotaPustakawanPengunjung

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. I G2 P1 A0 UK 39 MINGGU, PERSALINAN DAN BBL, NIFAS, NEONATUS, PELAYANAN KB DI PMB “N” WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEGER KABUPATEN BANGKALAN

AROFAH NUR AINI - Nama Orang; Sri Wayanti, S.SiT.,MPH - Nama Orang;

Kehamilan dan persalinan yang lebih dari satu kali disebut kehamilan multi atau sering disebut multigravida. Pada saat ibu multigravida memasuki trimester III dapat mengalami perubahan yang menyebabkan ketidaknyamanan pada ibu. Ketidaknyamanan yang dirasakan seperti sering buang air kecil, konstipasi, bengkak pada kaki, kram pada kaki, sakit kepala, haemorhoid, sesak nafas dan nyeri punggung. Tujuan dari asuhan berkesinambungan (continuity of care) mulai dari kehamilan, persalinan, nifas sampai periode pelayanan kontrasepsi, sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi terjadinya ketidaknyamanan dan mendeteksi dini adanya masalah dan mencegah komplikasi.
Metode asuhan melalui studi kasus dengan memberikan asuhan berkelanjutan pada ibu multigravida trimester III dengan pemberian asuhan ANC terpadu, persalinan dan bayi baru lahir, nifas, neonatus, dan pelayanan kontrasepsi. Data diperoleh dari sumber data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari anamnesa, observasi, studi dokumentasi. Analisis dan penentuan diagnose berdasarkan nomenklatur kebidanan. Secara keseluruhan proses asuhan disajikan dalam bentuk dokumentasi SOAP.
Asuhan kehamilan yang dilakukan pada Ny.I ditemukan keluhan nyeri punggung yang dipengaruhi oleh aktivitas ibu, hasil pemeriksaan didapatkan postur tubuh lordosis, dan pemeriksaan lainnya dalam batas normal. Analisa yang didapat yaitu G2 P1 A0 usia kehamilan 39 minggu. Asuhan yang diberikan yaitu meminta ibu membatasi aktivitas ibu terutama yang memicu nyeri punggung semakin parah seperti membungkuk secara berlebihan, menjaga postur tubuh agar tetap baik, melakukan kompres hangat atau es pada punggung dan tidur menggunakan kasur serta bantal yang menyokong dan mengganjal untuk meluruskan punggung. Pada asuhan persalinan ditemukan keluhan kenceng-kenceng yang semakin sering dan semakin kuat, hasil pemeriksaan dalam batas normal, mulai dari kala I fase laten hingga kala IV berjalan dengan baik, ibu melahirkan secara spontan, dan terdapat luka laserasi derajat 2. Asuhan yang diberikan sesuai standart pertolongan persalinan yaitu 60 langkah APN. Asuhan bayi baru lahir pada bayi Ny.i usia 1 jam post natal, bayi lahir spontan pukul 19.55 WIB, bayi menangis kuat, bernafas spontan, kulit kemerahan, bergerak aktif, BB 3.300 gram dan PB 51 cm, hasil pemeriksaan dalam batas normal. Asuhan yang diberikan yaitu mempertahankan kehangatan bayi, perawatan tali pusat, tindakan profilaksis, dan tindakan pemenuhan kebutuhan nutrisi terhadap bayi. Asuhan kebidanan pada masa nifas dilakukan kunjungan sebanyak empat kali. Pada kunjungan pertama ditemukan keluhan perut mulas dan nyeri luka jahitan, hasil pemeriksaan dalam batas normal. Analisa yang didapatkan yaitu P2 A0 14 jam post partum. Asuhan yang diberikan yaitu menjelaskan penyebab perut mulas karena adanya involusi uteri, menganjurkan ibu untuk berkemih sesering mungkin agar tidak mengganggu kontraksi uterus. Sedangkan nyeri luka jahitan yaitu menjelaskan bahwa nyeri berasal dari robekan jalan lahir yang terjadi pada saat proses persalinan dan akan menghilang seiring mengeringnya luka jahitan, ibu diajarkan melakukan cebok yang baik dan benar, tidak tarak makan, dan mengganti pembalut sesering mungkin untuk mempercepat proses penyembuhan. Pada kunjungan kedua didapatkan bahwa keluhan sebelumnya dapat teratasi, kunjungan ketiga dan keempat tidak ditemukan adanya masalah ataupun komplikasi. Pada kunjungan masa neonatus dilakukan kunjungan sebanyak tiga kali dan didapatkan hasil kondisi bayi normal. Pada kunjungan ketiga terdapat kenaikan BB pada bayi ±500 gram dari BB lahir 3.300 gram menjadi 3.800 gram di akhir kunjungan. Asuhan yang diberikan adalah konseling terkait penambahan berat badan bayi serta pemberian ASI sampai 6 bulan tanpa diberi tambahan makanan atau MPASI. Asuhan kebidanan pada pelayanan kontrasepsi ibu memutuskan untuk memilih kontrasepsi MAL, hasil pemeriksaan dalam batas normal. Analisa yang didapatkan yaitu P2 A0 akseptor kontrasepsi MAL. Asuhan yang diberikan yaitu menjelaskan kembali terkait kontrasepsi MAL secara rinci, memyampaikan syarat penggunaan kontrasepsi MAL, serta memberitahukan antisipasi penggunaan kontasepsi lain seperti kondom apabila terdapat syarat yang terlewatkan, dan menyampaikan kepada ibu terkait pilihan kontrasepsi selanjutnya setelah mendapatkan menstruasi.
Asuhan yang diberikan pada Ny.I mulai masa kehamilan sampai pemilihan kontrasepsi berjalan dengan baik dan normal. Berdasarkan kesimpulan diatas, permasalahan dapat teratasi dan tidak ada kesenjangan antara teori dan fakta. Bidan sebaiknya tetap memberikan asuhan kebidanan secara berkelanjutan dan menjalankan program-program seperti kunjungan rumah untuk mendeteksi secara dini adanya komplikasi yang terjadi pada ibu sehingga dapat dilakukan penanganan dini apabila terjadi komplikasi.


Ketersediaan
#
Kebidanan Bangkalan 20220021 Fah a
7LTA20220021
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
20220021 Fah a
Penerbit
: ., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. I G2 P1 A0 UK 39 MINGGU
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Temukan kami di Youtube

Video edukasi yang menarik tentang berbagai topik

Ikuti Instagram Kami

@polkesbaya_library


NPP 3578082C0000001

Link

  • Web Utama
  • Web Perpustakaan
  • Repository
  • KINK
  • Eresources PNRI

Kontak Kami

Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Surabaya
Jl. Pucang Jajar Timur II, Kertajaya, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60282

WA/Telegram: +62 895 1900 2022
perpus@poltekkes-surabaya.ac.id

Cari


Tumbuh Bersama

Tumbuh bersaama kami dengan pengetahuan yang menakjubkan

Temukan, Pelajari, Berkembang

Perpustakaan, Membangkitkan Keajaiban Lintas Generasi

Nyalakan Masa Depan Anda

Alat dan Panduan untuk Perjalanan Setiap Pembelajar

Baca. Jelajahi. Raih

Dimana Imajinasi Menjadi Kenyataan


Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik