Text
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA PRIMIGRAVIDA DARI TRIMESTER III,PERSALINAN,BAYI BARU LAHIR,NIFAS,NEONATUS DAN PELAYANAN KB DI BPM HJ “I” TONGGUH
Proses kehamilan, persalinan, dan nifas umumnya merupakan suatu kejadian fisiologis, namun tidak menutup kemungkinan akan mengalami berbagai masalah kesehatan. Pada primigravida ketidaknyamanan yang sering terjadi seperti nyeri pinggang, kram kaki, gangguan tidur dan lain-lain. Sehingga diperlukan asuhan kebidanan secara Continuity of Care pada kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, dan pelayanan kontrasepsi, yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini adanya komplikasi agar dapat ditentukan penanganan secara cepat dan tepat sesuai standart kebidanan.
Metode asuhan dilaksanakan dengan studi kasus pada Primigravida Trimester III, persalinan dan bayi baru lahir, nifas, dan pelayanan keluarga berencana, di BPM “I” di wilayah puskesmas Tongguh, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur. Data yang diperoleh berasal dari sumber data primer dan data sekunder, data primer merupakan sumber data yang diperoleh secara langsung dari klien, data sekunder didapatkan dari catatan pasien dan buku KIA, teknik pengumpulan data dengan anamnesa, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium. Analisa dan penetapan diagnosa berdasarkan nomenklatur kebidanan, hasil asuhan secara keseluruhan didokumentasikan dengan SOAP.
Pendampingan pada Ny. N G1P0A0 usia kehamilan 37-38 minggu dengan kehamilan fisiologis janin tunggal, hidup, intrauterine, letak kepala. Asuhan kehamilan dilakukan 3 kali kunjungan, Pada kunjungan pertama terdapat kekhawatiran ibu mengkonsumsi karbohidrat dan kunjungan kedua ibu mengeluh sakit pinggang, setelah diberikan asuhan keluhan sudah dapat teratasi. Pada kunjungan ketiga ibu ingin mengetahui tanda tanda persalinan, dikarenakan ini pengalaman pertama kali baginya. Asuhan kebidanan persalinan telah dilakukan sesuai dengan standar APN 60 langkah dan pendokumentasian dicatat dalam lembar partograf dan berjalan dengan normal. Bayi lahir spontan pukul 02.34 WIB, penilaian selintas bayi tidak langsung menangis (merintih) bergerak kurang aktif, kulit badan bayi merah, ekstermitas biru, jenis kelamin laki laki, BB 3600 gram dan panjang badan 50 cm, apgar score 4-5. Telah dilakukan penanganan yang sesuai pada bayi, serta rujukan pada 2 jam setelah bayi lahir dengan diagnose bayi asfiksia sedang. Pada masa nifas telah dilakukan kunjungan sebanyak 3 kali, tidak ditemukan komplikasi. Pada kunjungan ketiga masa nifas diberikan konseling tentang alat kontrasepsi yang dapat digunakan oleh ibu menyusui dan ibu berencana menggunakan KB suntik 3 bulan. Asuhan yang diberikan sudah sesuai dengan standart asuhan masa nifas. Asuhan kebidanan pada masa neonatus tidak sesuai dengan standart asuhan kebidanan, telah dilakukan kunjungan 3 kali selama 28 hari, dan dilakukan setelah bayi dirawat dirumah sakit. Pemantauan kondisi bayi selama kunjungan sama yaitu batuk dengan riwayat Respiration Distress Syndrom (RDS). Memberikan dan mengajari ibu asuhan kebidanan komplementer (Massase bayi dengan batuk pilek). Pada asuhan akseptor KB dilakukan pada pasca nifas, ibu memutuskan untuk memilih kontrasepsi suntikan 3 bulan dan telah dilakukan penyuntikkan sesuai standar karena tidak mengganggu produksi ASI dengan status ibu sedang menyusui bayinya secara eksklusif.
Tidak tersedia versi lain