Text
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. M G4P3A0 USIA KEHAMILAN 38-39 MINGGU, PERSALINAN, NIFAS, NEONATUS, DAN KELUARGA BERENCANA DI BPM “S” WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBON
Asuhan berkelanjutan (continuity of care) pada kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, neonatus sampai pelayanan kontrasepsi sesuai standart pelayanan. Pendampingan pada Ny.M G4P3A0 usia kehamilan 38-39 minggu janin tunggal, hidup, intrauterine, letak kepala di BPM Bidan “S” wilayah kerja Puskesmas Prambon
Metode asuhan diberikan secara berkelanjutan pada Ny. M G4P3A0 mulai dari kehamilan trimester III sesuai standart ANC Terpadu (10T), KSPR, dan program P4K. Asuhan persalinan mengacu pada APN 60 langkah, dan IMD. Asuhan masa nifas (KF) dan neonatus (KN) dilakukan 3 kali kunjungan sesuai standart minimal. Melalui studi kasus menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dengan model pendokumentasian SOAP meliputi interpretasi data dasar, identifikasi diagnosa, rencana asuhan yang menyeluruh, pelaksanaan rencana, dan evaluasi.
Berdasarkan pengkajian awal pada kehamilan ditemukan masalah nyeri punggung saat duduk terlalu lama. Asuhan diberikan yaitu memberitahu cara mengatasi keluhan yaitu dengan cara tidak melakukan pekerjaan yang melelahkan dan istirahat yang cukup yaitu tidur siang minimal jam serta tidur malam kurang lebih 8 jam. Pada kunjungan kedua ibu mengatakan keluhan nyeri punggung yang dirasakan ibu sudah teratasi. Proses persalinan dan BBL berlangsung di BPM, Ibu datang dengan keluhan kenceng – kenceng yang semakin sering disertai pengeluaran lendir darah, setelah dilakukan pemeriksaan didapati masuk kala I fase laten, selanjutnya mekanisme pembukaan serviks dan penurunan kepala belangsung normal, persalinan berlangsung secara spontan, ditolong sesuai standar APN, Bayi langsung menangis BB 3000 gram PB 49 cm,dan IMD berhasil. Pada masa nifas dan neonatus dilakukan asuhan sesuai standart melalui kunjungan nifas (KF) dan kunjungan neonatus (KN) sesuai jadwal. Hasil pemeriksaan ibu dan bayi dalam kondisi normal. Pada kunjungan ketiga masa nifas diberikan konseling tentang macam-macam alat kontrasepsi yang dapat digunakan oleh ibu menyusui dan ibu berencana menggunakan KB IUD.
Asuhan kebidanan secara continuity of care pada masa kehamilan berjalan dengan normal, pada masa persalinanberlangsung normal dan ditolong sesuai standar APN, bayi lahir dengan kondisi normal dan tidak ada kelainan, nifas berlangsung secara normal, serta kontrasepsi yang dipilih yaitu IUD. Berdasarkan kesimpulan diatas diharapkan bidan dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan, untuk mendeteksi secara dini komplikasi yang terjadi teruatama pada ibu dengan resiko tinggi, sehingga dapat dilakukan penanganan agar tidak terjadi komplikasi.
Tidak tersedia versi lain