Text
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. N G2P10001 USIA KEHAMILAN 36-40 MINGGU SAMPAI DENGAN PELAYANAN KONTRASEPSI DI PMB “A” WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAH PULO SURABAYA
Pada kehamilan terjadi peningkatnya hormon esterogen dan progesterone, yang mengakibatkan perubahan pada sistem pencernaan, sistem pernafasan, sirkulasi darah, sistem musculoskeletal, sistem reproduksi, dan sistem perkemihan, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan. Pada kehamailan TM III ketidaknyamanan tersebut antara lain nyeri punggung, kram pada kaki, bengkak, varises, nyeri perut bawah, sesak nafas, konstipasi, kontraksi Braxton Hicks, gangguan tidur, dan sering kencing. Tujuan dari asuhan kebidanan ini untuk mengantisipasi terjadinya ketidaknyamanan yang dirasakan ibu selama masa hamil, bersalin dan nifas. Metode yang digunakan dalam asuhan ini secara continuity of care yaitu pemberian asuhan kebidanan secara berkesinambungan dari hamil TM III dg prinsip pemberian asuhan 10 Tsampai dengan pemilihan kontrasepsi, sesuai dengan standar.
Pada kehamilan dilakukan kunjungan 2 kali, kunjungan pertama ibu mengeluh nyeri punggung. Hasil pemeriksaan yang didapatkan TTV dalam batas normal. Analisa G2P10001 UK 36-37 minggu dengan masalah nyeri punggung janin tunggal hidup, intrauterine. Asuhan yang diberikan HE tentang mengurangi aktivitas yang berat, memberikan massage pada daerah punggung yang sakit. Pada kunjungan kedua ibu mengeluh seringnya BAK pada malam hari. Hasil pemeriksaan yang didapatkan TTV dalam batas normal, bagian terendah janin sudah masuk PAP, Analisa G2P10001 UK 38-39 minggu dengan masalah nyeri punggung dan sering BAK.Asuhan yang diberikan HE perubagan pola minum. Pada persalinan kala I sampai kala IV dilakukan pertolongan persalinan secara APN, berlangsung secara normal, tidak ditemukan komplikasi dan bayi lahir menangis kuat dan bergerak aktif, Jenis kelamin perempuan BB 3.000 gram, PB 49 cm, IMD berhasil pada menit ke 20 menit bayi dilakukan asuhan BBL normal sesuai standart.
Masa nifas dilakukan 3 kali kunjungan, pada kunjungan pertama didapatkan keluhan perut mulas hasil pemeriksaan kaki odema. Asuhan yang diberikan HE tentang proses involusi uteri, kaki bengkak serta cara menguranginya. Pada kunjungan kedua tidak ada keluhan, namun pada kujungan ketiga ibu mengeluh belum dapat BAB selama 2 hari TFU tidak teraba pada hari ke- 33. Asuhan yang diberikan yaitu dianjurkan pada ibu untuk menambah makanan yang berserat dan, menyusui bayinya tiap 2 jam sekali dan penyuluhan tentang kontrasepsi.
Pada neonatus dilakukan kunjungan sebanyak 3 kali, pada kunjungan pertama sampai ketiga tidak ditemukan keluhan, bayi dlam kondisi sehat, tidak ada kelainan. Bayi menyusu kuat, tali pusat kering dan terlepas pada hari ke 7. Berat Badan Bayi terjadi kenaikan 200 gram (3200 gr). Asuhan yg diberikan menganjurkan ibu untuk memberikan ASI saja tiap 2-3 jam secara esklusif dan membawa bayi ke posyandu denganmembawa buku KIA setiap bulan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan serta mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Pada kunjungan Pelayanan kontrasepsi, Pemilihan alat kontrasepsi berjalan dengan baik. ibu memilih kontrasepsi suntik 3 bulan dikarenakan ibu merasa cocok saat menggunakan dan normal tanpa ada komplikasi.
Asuhan yang telah diberikan pada Ny. N pada masa hamil sampai pemilihan kontrasepsi berjalan dengan baik dan normal. bidan sebaiknya Menganjurkan ibu untuk rutin kunjungan ulang ke petugas kesehatan, tepat waktu kembali untuk mengikutin pelayanan kontrasepsi, rutin membawa bayinya ke posyandu dengan membawa buku KIA atau bidan untuk mengetahui tumbuh kembang anak dan imunisasi sesuai usia. Ibu sebaiknya mengikuti anjuran bidan dan sering membaca buku KIA supaya lebih mandiri dalam merawat diri dan bayinya. Pada kunjungan pelayanan kontasepsi, Pemilihan alat kontrasepsi berjalan dengan baik. ibu memilihi kontrasepsi suntik 3 bulan dikarenakan ibu merasa cocok saat menggunakan dan normal tanpa ada komplikasi.
Tidak tersedia versi lain