Text
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA G3P2A0 USIA KEHAMILAN 34-35 MINGGU, PERSALINAN, NIFAS, NEONATUS, DAN KELUARGA BERENCANA di PMB “MA” WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKUSUMO KOTA SURABAYA
Proses kehamilan, persalinan dan nifas merupakan proses alamiah dan normal yang dialami setiap wanita, tetapi dapat menjadi patologis karena faktor usia, paritas dan kurangnya pengetahuan ibu. Untuk itu diperlukan upaya asuhan secara berkelanjutan (Continuity of Care) dengan tujuan dilakukan pemeriksaan selama kehamilan, persalinan dan nifas agar dapat mendeteksi adanya komplikasi yang mungkin terjadi sehingga dapat diantisipasi.
Asuhan kehamilan diberikan sesuai strandart ANC Terpadu, KSPR, dan program P4K. Asuhan persalinan mengacu pada APN 60 langkah. Asuhan masa nifas dan neonatus dilakukan kunjungan 3 kali sesuai standart pelayanan minimal. Asuhan keluarga berencana dengan memberikan pelayanan metode kontrasepsi yang dipilih. Proses asuhan dilaksanakan di PMB “MA” dan di rumah px. Data diambil secara primer dengan pelayanan komprehensif.
Asuhan kehamilan dilakukan 2 kali sesuai standart pelayanan. Kunjungan pertama mengeluh nyeri punggung. Hasil pemeriksaan dalam batas normal. Asuhan yang diberikan menjelaskan ketidaknyamanan trimester III dan cara mengatasi. Kunjungan kedua ditemukan keluhan kenceng-kenceng yang hilang timbul. Asuhan yang diberikan memberitahu tanda persalinan. Proses persalinan dan BBL berlangsung di PMB, pada persalinan kala I sampai IV dilakukan pertolongan persalinan secara APN, pendokumentasian dalam partograf. Bayi lahir menangis kuat, bergerak aktif, jenis kelamin laki-laki, BB 3200 gram, PB 48 cm, IMD 40 menit, tidak ditemukan perdarahan abnormal serta bayi dilakukan asuhan sesuai standart bayi baru lahir.
Kunjungan nifas pertama mengeluh perut mulas, dilakukan observasi TTV, perdarahan, TFU, kontraksi uterus dan kandung kemih. Asuhan yang diberikan menjelaskan penyebab mulas yaitu kontraksi rahim dalam proses kembali ke kondisi seperti sebelum hamil serta mengajarkan cara memeriksa kontraksi dan masase uterus untuk mencegah perdarahan. Kunjungan nifas kedua dan ketiga tidak ada keluhan. Asuhan yang diberikan memastikan pemberian ASI Eksklusif, dan konseling kontrasepsi.
Kunjungan neonatus pertama sampai ketiga bayi dalam kondisi sehat, tidak ada kelainan, tali pusat kering, tidak berbau, terlepas pada hari ke 6. BB mengalami kenaikan menjadi 4500 gram. Asuhan yang diberikan menganjurkan ibu memberi ASI Eksklusif dan imunisasi dasar. Asuhan Keluarga Berencana dilakukan sesuai standart, keadaan ibu normal, mendapat pelayanan kontrasepsi suntik 3 bulan.
Pada masa kehamilan didapatkan adanya keluhan nyeri punggung dan kenceng-kenceng yang hilang timbul, keluhan tersebut dapat teratasi. Pada persalinan, nifas, dan neonatus tidak terdapat komplikasi yang terjadi. Ibu menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan.
Asuhan Ny.SR dilakukan secara berkelanjutan berjalan dengan baik. Berdasarkan kesimpulan diatas, Diharapkan klien dapat menerapkan saran yang diberikan. Petugas kesehatan diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan pelayanan asuhan kebidanan secara conyinuity of care agar pelayanan masyarakat yang diberikan berkualitas dan dapat mdndeteksi secara dini kemungkinan adanya komplikasi.
Tidak tersedia versi lain