Text
ASUHAN KEBIDANAN PADA MULTIGRAVIDA TRIMESTER III, PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR, NIFAS, NEONATUS SAMPAI PELAYANAN KONTRASEPSI SECARA CONTINUITY OF CARE DI PMB”S” WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKALAN
Proses kehamilan, persalinan dan nifas umumnya merupakan suatu kejadian fisiologis yang normal, namun tidak menutup kemungkinan akan mengalami berbagai masalah kesehatan. Multigravida seorang wanita yang sudah pernah hamil lebih dari satu kali. Pada multigravida masalah atau ketidaknyamanan nya seperti nyeri punggung, kram kaki, gangguan tidur dan lain-lain. yg mengakibatkan terjadinya stres berpengaruh pada persalinan Tujuan asuhan yang diberikan untuk mendeteksi secara dini adanya kelainan sehingga tidak terjadi komplikasi dari sejak masa kehamilan sampai dengan pelayanan kontrasepsi. Asuhan ini diberikan bertujuan untuk mengantisipasi ketidaknyamanan multigravida yang dialami pada kehamilan trimester III, persalinan, nifas, neonatus, dan pelayanan kontrasepsi
Metode yang diberikan dalam asuhan ini yakni secara berkelanjutan (Continuity of Care)mulai dari kehamilan menggunakan pemeriksaan 10T, Persalinan dan BBL menggunakan pertolongan persalinan sesuai standart APN 60 langkah, Nifas menggunakan standart pelayan Kesehatan Ibu Nifas (KF), Neonatus menggunakan standart Pelayanan Kesehatan Neonatus (KN), dan pelayanan kontrasepsi menggunakan standart BKKBN. Serta penyajian data asuhan kebidanan menggunakan dokumentasi SOAP.
Asuhan kehamilan dilakukan sebanyak 3 kali. Pada kunjungan pertama dan ke dua tidak ada keluhan, ibu hamil anak ke 3, anak terkecil usia 14 bulan, dan Hasil pemeriksaan didapatkan TTV dalam batas normal, TFU 3 jari bawah px (30 cm), punggung kanan, bagian terendah belum masuk PAP, dan Nilai KSPR 6, TBJ 2.790 gram dan DJJ 149 x/menit. Analisa yang didapat G3 P2002 Usia Kehamilan 34-35 minggu janin tunggal, hidup, intra uterin, letak kepala dengan risiko tinggi. Asuhan yang diberikan HE kepada ibu tentang risiko tinggi, pemberian tablet FE dan kontrol secara rutin. Pada kunjungan ketiga ibu mengeluh sakit perut bagian bawah yang hilang timbul, Hasil pemeriksaan TTV dalam batas normal, TFU 28 cm, bagian terendah sudah masuk PAP, DJJ dalam batas normal. Analisa yang didapat G3P20002 Usia Kehamilan 39-40 minggu janin tunggal, hidup, intra uterin, letak kepala dengan risiko tinggi. Asuhan yang diberikan HE tentang nyeri yang dialami ibu, tehnik relaksasi dan tanda persalinan.
Pada masa persalinan asuhan yang diberikan sesuai dengan standart. Selama proses persalinan kala I sampai kala IV berlangsung secarta normal pertolongan persalinan mengacu pada APN 60 langkah (partus presipitaatus) tidak terdapat laserasi dan tidak terjadi perdarahan. Pada bayi baru lahir tidak ditemukan adanya masalah, bayi menangis kuat dan bergerak aktif, bayi sudah dilakukan IMD dan berhasil IMD pada 10 menit terakhir, jenis kelamin laki-laki berat, BB 3.200 gram, PB 49 cm. Analisa yang didapatkan adalah P30003
Pada kunjungna nifas hari pertama didapatkan ibu mengeluh pusing, tidur ±2 jam, ibu sudah mobilisasi jalan. Tensi 100/80 mmHg TFU 2 jari dibawah pusat, kontraksi baik, kandung kemih kosong, perdarahan ± 150 cc. Asuhan yang diberikan HE tentang pusing yang dialami ibu diakibatkan waktu istirahat dan tidur ibu berkurang, HE pola istirahat, personal hygiene, dan pemberian ASI sesering mungkin 2-3 jam sekali, dan minum vitamin A. Kunjungan kedua dan ketiga masa nifas tidak didapatkan keluhan, asuhan yang diberikan HE tentang ASI Esklusif, Pola Istirahat dan aktivitas serta konseling kontrasepsi. Analisa yang di dapatkan adalah P30003
Pada kunjungan pertama dan ketiga bayi tidak ditemukan adanya masalah, namun pada kunjungan ke dua bayi mengalami penurunann berat badan sebesar 100 gram. Asuhan yang di berikan HE tentang penurunan Berat Badan, Pemberian ASI secara esklusif tiap 2-3 jam sekali, posisi menyusui yang benar dan personal hygiene serta kehangatan bayi. Pada kunjungan neonatus, tali pusar lepas pada hari ke 7 dalam kondisi kering. Pada kunjungan ketiga bayi tidak ada kekuhan, terdapat kenaikan Berat badan bayi sebesar 600 gram (2700 gram). Asuhan yang diberikan yakni memotivasi ibu untuk tetap memberikan ASI Eksklusif dan kontrol pertumbuhan dan perkembangan serta mengimunisasikan bayi di posyandu dengan membawa buku KIA. Pada asuhan kebidanan keluarga berencana Ibu mengatakan ingin menggunakan KB Suntik 3 bulan dan sebelumnya ibu menggunakan alat kontrasepsi Pil, hasil penapisan ibu boleh menggunakan kontrasepsi suntik. Asuhan yang diberikan konseling khusus tentang kontrasepsi suntik, informed concent dan pemberian kontrasepsi suntik (progesterone), serta kunjungan ulang yang telah ditetapkan. Analisa yang didapatkan adalah neonatus cukup bulan
Asuhah kebidanan dengan prinsip contounity of care pada Ny. R dilakukan dengan prinsip contounity of care pada masa hamil sampai pelayanan kontrasepsi berjalan dengan baik. Ibu sebaiknya membawa bayinya ke bidan atau posyandu (bila ada) dengan protokol kesehatan selama pandemic covid-19, untuk memantau perkembangan bayinya dan sering membaca buku KIA supaya ibu lebih mandiri dan mampu merawat diri dan serta bayinya.
Tidak tersedia versi lain