Text
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA “Ny.C” G1P0A0 USIA KEHAMILAN 36-37 MINGGU PERSALINAN, NIFAS, NEONATUS, DAN PELAYANAN KONTRASEPSI DI KLINIK “A” WILAYAH KERJA KEBOAN ANOM
Asuhan kebidanan secara continuity of care diberikan pada ibu G1P0A0 usia kehamilan 36 – 37 minggu. Proses kehamilan, persalinan dan BBL, nifas, neonatus serta pelayanan alat kontrasepsi merupakan proses alamiah dimana kondisi normal dapat menjadi patologis. Selama kehamilannya ibu memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam dirinya khususnya bagi ibu yang pertama kali hamil (primigravida). Oleh karena itu, diberikan asuhan continuity of care yang bertujuan untuk melakukan asuhan sesuai sengan standar pelayanan kebidanan yang dapat mendeteksi adanya komplikasi, sehingga komplikasi dapat terataasi tanpa harus membahayakan ibu.
Metode asuhan kehamilan diberikan sesuai standart asuhan ANC 10 T dan deteksi risiko kehamilan dengan KSPR. Pada persalinan kala I sampai kala IV menggunakan asuhan persalinan 60 langkah dan pemantauan kemajuan persalinan menggunakan partograf dan dilakukan IMD. Pada masa nifas dan neonatus dilakukan kunjungan sebanyak 3 kali sesuai dengan standart. Pada kunjungan ketiga masa nifas memberikan konseling tentang macam-macam alat kontrasepsi bagi ibu menyusui.
Setelah diberikan asuhan, proses kehamilan ibu berjalan dengan normal tanpa adanya komplikasi yang terjadi pada ibu maupun janin. Selama proses persalinan dari kala I sampai kala IV dapat berjalan dengan normal tanpa adanya penyulit yang menyertai. Dan selama kunjungi masa nifas terdapat beberapa keluhan yang masih dalam batas normal, dimana invousi uterus berjalan dengan baik, tidak ada tanda bahaya yang terjadi, dan merawat tali pusat untuk mencegah terjadinya infeksi neonatorum. Kujungan ketiga nifas juga diberikan asuhan untuk penggunaan kontrasepsi dini, ibu bersedia untuk menggunakan KB Metode Amenore Laktasi (MAL).
Pemberian asuhan continuity of care mulai masa hamil,persalinan dan BBL, nifas, neonatus hingga perencanaan penggunaan kontrasepsi berjalan dengan baik. Tidak ada penyulit maupun komplikasi yang menyertai bagi ibu maupun bayi. Diharapkan petugas kesehatan dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan ibu hamil, bersalin dan BBL, nifas, neonatus dan KB sehingga didapatkan kesejahteraan ibu dan bayi serta masyarakat akan tetap menjalin hubungan yang baik dengan tenaga kesehatan.
Tidak tersedia versi lain