Text
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA “Ny. A” GIIIPIIA0 USIA KEHAMILAN 38 MINGGU, PERSALINAN, NIFAS, NEONATUS, DAN PELAYANAN KONTRASEPSI DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK)
Kehamilan merupakan proses alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita. Kehamilan yang lebih dari satu disebut kehamilan multi atau sering disebut multigravida. Normalnya pada ibu mutigravida proses kehamilan, bersalin, nifas dan pemilihan kontrasepsi dapat dijalani dengan kondisi sehat, dan terbebas dari malnutrisi atau KEK. KEK merupakan keadaan ibu menderita kekurangan nutrisi yang berlangsung secara menahun (kronis) yang mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan pada ibu sehingga ibu harus diberikan asuhan kebidanan yang bertujuan untuk mengantisipasi terjadi ketidaknyamanan dan masalah yang dirasakan pada ibu hamil, bersalin dan nifas. Asuhan ini perlu diberikan pada Ny. “A” GIIIPIIA0 usia kehamilan 38 minggu dengan KEK. Tujuan yang hendak dicapai adalah memberikan asuhan kebidanan secara Continuity Of Care pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB pada ibu multigravida dengan status KEK.
Metode asuhan kebidanan yang diberikan yaitu dengan memberikan asuhan kebidanan secara berkelanjutan (continuity of care) serta penyajian data asuhan kebidanan menggunakan bentuk dokumentasi SOAP mulai dari kehamilan menggunakan pemeriksaan 10T, Persalinan dan BBL menggunakan pertolongan persalinan sesuai standart APN 60 langkah, Nifas menggunakan kunjungan nifas 3 kali, Neonatus menggunakan standart Pelayanan Kesehatan Neonatus dan pelayanan kontrasepsi menggunakan standart BKKBN.
Pada saat kunjungan pertama Ny. “A” GIIIPIIA0 usia kehamilan 38 minggu ditemukan beberapa masalah yaitu ibu mengalami KEK, dan sakit punggung. Asuhan yang dilakukan memberikan KIE cara mengatasi keluhan sakit punggung, KIE mengenai KEK, kolaborasi dan koordinasi tenaga kesehatan dan lintas sektor serta lintas program dalam penyediaan pemberian makanan tambahan pada ibu, memberikan PMT, dan kontrol ulang. Selama proses persalinan dari kala 1 sampai dengan kala IV berlangsung secara normal, pertolongan persalinan telah sesuai dengan standart APN 60 langkah dan pendokumantasian dicatat dalam lembar partograf. Bayi lahir spontan berjenis kelamin perempuan, berat badan 2700 gr dan panjang badan 47 cm. Pada asuhan masa nifas ditemukan masalah mulas setelah masa persalinan serta terdapat bendungan ASI pada postpartum hari ke-7. Pada neonatus didapatkan diagnosa neonatus cukup bulan. Pada neonatus ditemukan beberapa masalah yaitu bayi rewel, namun masalah dapat teratasi setelah diberi asuhan. Pada asuhan kebidanan akseptor KB, diberikan konseling, informed consent, informed choice dan ibu memilih kontrasepsi MAL karena ibu berniat untuk menyusui bayinya secara ekslusif.
Asuhan kebidanan secara continuity of care yang dimulai dari masa hamil sampai pelayanan kontrasepsi telah dilakukan dengan baik. Meskipun pada masa kehamilan sampai pemilihan kontrasepsi mengalami beberapa masalah tetapi masalah tersebut sudah dapat teratasi dengan baik. Berdasarkan kesimpulan diatas diharapkan bidan tetap memberikan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada ibu hamil, melahirkan, nifas, neonatus sampai dengan pemilihan pelayanan kontrasepsi. Ibu sebaiknya mengimunisasikan secara rutin sesuai jadwal dan membaca buku KIA dengan tujuan ibu secara mandiri dapat mengantisipasi masalah pada dirinya dan bayinya.
Tidak tersedia versi lain