Text
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA KEHAMILAN DENGAN ANEMIA , PERSALINAN , NIFAS, NEONATUS, DAN KELUARGA BERENCANA DI PMB “M” WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKALAN
Anemia dalam kehamilan saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Hal tersebut menjadi salah satu dari faktor risiko yang dapat menimbulkan kejadian patologis dalam persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Dengan demikian untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan maka sangat penting adanya hubungan antara perempuan dengan seorang tenaga kesehatan terutama bidan untuk melakukan pemantauan sejak dini. Studi kasus ini dilakukan pada Ny. R G3P20002 usia kehamilan 34-35 minggu dengan anemia ringan. Pada kunjungan pertama masa kehamilan terdapat beberapa masalah yang ditemukan seperti kehamilan resiko tinggi akibat anemia dan kurangnya pengetahuan ibu mengenai kebutuhan nutrisi pada masa kehamilan serta ketidaknyamanan yang dirasakannya seperti nyeri punggung dan kram kaki. Pada masa persalinan dikala 1 fase aktif ditemukan adanya masalah yaitu mal presentasi pada janin yang mengakibatkan terjadinya perpanjangan kala 1 sehingga didapatkan diagnosa G3P20002 inpartu kala 1 fase aktif memanjang, janin T/H/I presentasi puncak kepala. Pada BBL tidak ditemukan masalah sehingga diterapkan diagnosa BBL cukup bulan sesuai masa kehamilan . Pada masa nifas dengan Diagnosa P30003 post SC ditemukan keluhan nyeri luka operasi. Pada neoatus dengan diagnosa Neonatus cukup bulan tidak ditemukan masalah pada bayi. Pada kontrasepsi ibu menggunakan alat kontrasepsi IUD postplasenta sehingga didapatkan diagnosa P30003 akseptor KB IUD
Tidak tersedia versi lain