Text
Penurunan Kadar Timbal Pada Kerang Darah (Anadara granosa) Dalam Rebusan Larutan Jeruk Purut (Citrus hystrix) Tahun 2019
Kerang darah merupakan makanan laut yang banyak digemari masyarakat, akan tetapi kerang banyak dijadikan sebagai indikator pencemaran pada air khususnya logam berat. Dengan ditemukannya kandungan logam berat Timbal (Pb) pada kerang darah yang melebihi baku mutu maka dari itu diperlukan perlakuan untuk meminimalisir masuknya logam berat pada kerang ke tubuh manusia. Jeruk purut merupakan tumbuhan dari golongan Citrus yang terdapat kandungan asam alami yaitu asam sitrat yang dapat mengikat logam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan kadar Timbal Kerang Darah dalam rebusan larutan Buah Jeruk Purut.
Penelitian ini termasuk penelitian Eksperimen dengan melakukan pemeriksaan kadar Timbal pada Kerang Darah Sebelum dan Setelah dilakukan perebusan dengan larutan Buah Jeruk Purut. Penelitian tersebut dilakukan di Laboratorium Penyehatan Makanan dan Minuman Jurusan Kesehatan Lingkungan dengan sampel yang diambil dari Pasar Kenjeran Surabaya. Hasil penelitian dianalisa dengan analisis statistic uji Paired t-test dan uji One Way Anova.
Dari hasil penelitian menunjukkan hasil kadar Timbal Pada kerang darah sebelum perlakuan diperoleh hasil rata-rata 3,28 mg/kg, kadar Timbal pada kerang darah setelah perlakuan dengan konsentrasi 5% diperoleh hasil rata-rata 1,73 mg/kg, konsentrasi 10% diperoleh hasil rata-rata 0,84 mg/kg, dan konsentrasi 15% diperoleh hasil rata-rata 0,24 mg/kg. Dengan hasil rata-rata persentase penurunan pada konsentrasi 5% yaitu 48,67%, pada konsentrasi 10% yaitu 74,26%, dan pada konsentrasi 15% yaitu 92,67%. Jadi hasil penelitian yang paling efektif terdapat pada larutan buah jeruk purut dengan konsentrasi 15%.
Berdasarkan hasil penelitian dihrapkan bagi masyarakat untuk melakukan pengolahan pereduksian logam berat pada kerang darah sebelum dikonsumsi.
Tidak tersedia versi lain