Text
Pemanfaatan Arang Aktif Ampas Tahu Sebagai Bahan Penyerap Logam Berat Arsen (As) Dalam Air Lindi Tahun 2019
Lindi (leachate) merupakan cairan yang dihasilkan dari tumpukan sampah menghasilkan berbagai kandungan organik dan anorganik yang cukup tinggi sehingga menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar apabila tidak diolah dengan baik dan efektif. Air lindi memiliki resiko tinggi pencemaran lingkungan sekitar wilayah TPA sehingga perlu adanya penanganan optimal dan metode untuk mengurangai cemaran senyawa organik maupun anorganik dalam air lindi yaitu dengan melakukan pengolahan menggunakan limbah ampas tahu yang digunakan sebagai arang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arang aktif ampas tahu sebagai bahan penyerap logam berat Arsen (As) dalam air lindi.
Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan melakukan pemeriksaan kadar Arsen dalam Air Lindi Sebelum dan Setelah dilakukan pengolahan menggunakan arang aktif ampas tahu. Metode Pengolahan data yang digunakan meliputi editing, coding, dan tabulating. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji statistic uji annova satu arah (one way anova).
Hasil penelitian ini pada penambahan arang aktif ampas tahu menunjukkan bahwa air lindi dengan perlakuan penambahan massa arang aktif ampas tahu dengan massa sebesar 4 gram mengalami penurunan dengan persentase 50 %, 5 gram mengalami penurunan dengan persentase 77,7 %, dan 6 gram mengalami penurunan dengan persentase 92,3%. Selain itu, perbedaan yang signifikan diketahui bahwa nilai mean difference terbesar yaitu pasangan 4 gram dan 6 gram yaitu sebesar 1.25000 yang artinya bahwa terdapat perbedaan yang besar antara penurunan dosis 4 gram dengan 6 gram.
Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bagi peneliti selanjutnya apabila menggunakan bahan ampas tahu dilakukan dengan menggunakan variasi aktivasi, membuat metode penurunan selain logam berat, dan pemeriksa kualitas dari arang aktif ampas tahu sebelum dan sesudah diaktivasi.
Tidak tersedia versi lain