Text
Pengaplikasian Kayu Apu (Pistia stratiotes L) Dalam Menurunkan Kadar BOD, COD, Dan TSS pada Limbah Cair Laboratorium Di RSUD Besuki Kabupaten Situbondo Tahun 2019
Air limbah Laboratorium Rumah Sakit mengandung senyawa organik dengan konsentrasi yang cukup tinggi dan kemungkinan mengandung senyawa-senyawa kimia lain serta mikroorganisme patogen yang dapat menyebabkan penyakit terhadap masyarakat di sekitarnya. Suatu cara untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah melakukan pengolahan limbah cair laboratorium Rumah Sakit. Salah satu alternatif pengolahan limbah cair yang dapat digunakan adalah metode fitoremediasi menggunakan tanaman kayu apu. Penelitian tentang penurunan kadar BOD, COD dan TSS pada limbah cair laboratorium RSUD Besuki dengan menggunakan Kayu Apu (Pistia stratiotes L) telah dilakukan pada Bulan Januari - Maret 2019 dengan tujuan untuk mengetahui penurunan kadar BOD, COD dan TSS limbah cair Laboratorium sesudah diberi Kayu Apu (Pistia stratiotes L). Metode yang digunakan dalam mengolah limbah cair Laboratoium adalah fitoremediasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sesudah diberi perlakuan sebanyak 10 perlakuan dengan waktu kontak tanaman kayu apu selama 1 hari, 3 hari dan 6 hari mengalami penurunan kadar BOD yang signifikan pada perlakuan dengan nila P = 0,000 < 0,05 Untuk Kadar COD berdasarkan output anova, diketahui nilai berdasarkan hasil tabel Anova sig sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata kadar COD seteah diberi perlakuan tersebut “BERBEDA” secara signifikan Sedangkan pada parameter TSS uji ANOVA dengan nilai sig 0,309 > 0,05 yang artinya“TIDAK ADA PERBEDAAN” secara signifikan pada perlakuan tersebut.
Disarankan untuk penelitian selanjutnya, sebaiknya diusahakan memanfaatkan tanaman yang mempunyai daya tahan terhadap limbahnya, terutama untuk waktu kontak sehingga dapat menggunakan konsentrasi limbah yang lebih tinggi lagi dengan waktu kontak lebih lama lagi.
Tidak tersedia versi lain