Text
Efektifitas Mereduksi Kuantitas Sampah Organik Dalam Biopori Tahun 2019
Pengurangan dan penanganan sampah perlu dilakukan terhadap sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga yaitu sampah yang berasal dari kegiatan sehari-hari rumah tangga, fasilitas umum dan fasilitas lainnya. Penanganan sampah jenis ini salah satunya dengan pengomposan dengan teknologi tepat guna yaitu biopori, sehingga dapat merubah karakteristik, komposisi dan jumlah sampah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas mereduksi kuantitas sampah organik dalam biopori.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental - One Group Pretest Posttest Design. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan pengukuran langsung. Penelitian dilakukan dengan replikasi pada 2 perlakuan biopori berdasarkan tekstur tanah. Jumlah replikasi yang digunakan sebanyak 16 rumah sampel pada tiap perlakuan biopori. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan uji beda Paired t Test pada program kompoter.
Hasil penelitian menunjukkan Desa Sekargadung mempunyai 2 tekstur tanah yang berbeda, yaitu tekstur liat berpasir dan tekstur lempung berliat. Hasil perhitungan kuantitas rata-rata sampah organik yang dihasilkan adalah 4,4 kg/rumah dalam seminggudankompos yang dihasilkan pada setiap biopori rata-rata sebanyak 2,2 kg dalam seminggu. Hasil analisis kualitas kompos yang dihasilkan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kualitas kompos yang dihasilkan di dalam biopori pada tekstur tanah liat berpasir dan tanah lempung berliat. Sedangkan hasil analisis efektifitas mereduksi kuantitas sampah organik dalam biopori menunjukkan bahwa biopori efektif dalam mereduksi kuantitas sampah organik di Desa Sekargadung Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik.
Disarankan biopori dikembangkan di Desa Sekargadung sebagai upaya alternatif pengelolaan sampah organik. Semakin besar diameter biopori akan semakin banyak sampah organik yang dapat dikelola. Dan lubang biopori sebaiknya diberi lapisan pipa PVC/Paralon agar tidak mudah longsor.
Tidak tersedia versi lain