Text
Hubungan Persepsi Dengan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Perak Timur Tahun 2019 (Studi Pendekatan Teori Health Belief Model)
Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan baik di Indonesia maupun di dunia. Tuberkulosis paru atau TBC Paru disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis penularannya melalui percikan dahak pasien tuberkulosis Basil Tahan Asam positif (BTA positif). Penularan penyakit Tuberkulosis dapat dipengaruhi beberapa faktor seperti, perilaku yang terdiri dari pengetahuan, sikap dan tindakan. Cara untuk mengetahui bagaimana upaya pencegahan penularan Tuberkulosis Paru pada penderita yang berhubungan dengan perilaku kesehatan dapat menggunakan teori Health Belief Model (HBM). Provinsi Jawa Timur menempati posisi kedua dalam kasus TBC pada tahun 2017. Sedangkan untuk Kota Surabaya menempati posisi pertama dalam jumlah pasien TBC tertinggi se-Jawa Timur. Puskesmas Perak Timur merupakan Puskesmas dengan jumlah pasien Tuberkulosis tertinggi di Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dengan perilaku pencegahan penularan Tuberkulosis pada penderita Tuberkulosis.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik rancangan cross sectional. Sampel pada penilitian ini adalah pasien penderita Tuberkulosis Paru yang berjumlah 62orang dari populasi yang berjumlah 74orang. Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara kuisioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara persepsi kerentanan (p-value= 0,045), keseriusan (p-value= 0,033), manfaat (p-value= 0,045) dengan perilaku pencegahan penularan TBC Paru. Sedangkan untuk variabel persepsi hambatan tidak memiliki hubungan dengan perilaku pencegahan. Diharapkan sosialisasi dan penyuluhan lebih intensif bagi pasien TBC Paru dan selain pasien TBC Paru agar masyarakat dapat melakukan pencegahan penularan TBC Paru.
Tidak tersedia versi lain