Text
Faktor Yang Mempengaruhi Kadar Kolinesterase Dalam Darah Pada Buruh Tani (Studi di Desa Takerharjo Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan Tahun 2019)
Pestisida dalam lingkup pertanian berperan penting dalam pengendalian hama dan gulma untuk melindungi hasil produk pertanian. Pestisida merupakan bahan beracun dan berbahaya, yang dapat mengakibatkan keracunan dan kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pengaruh keracunan pestisida pada buruh tani.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan di Desa Takerharjo Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang yang menggunakan pestisida dan bersedia diambil darahnya. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pemeriksaan laboratorium dan selanjutnya diolah dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s exactdengan bantuan program statistik SPSS.
Hasil penelitian pemeriksaan kadar kolinesterase dalam darah buruh tani menunjukkan sebanyak 92,5% normal atau tidak mengalami keracunan pestisida. Hasil analisis uji Fisher’s exact menujukkan ada pengaruh tingkat pengetahuan terhadap keracunan pestisida dan ada pengaruh penggunan alat pelindung diri (APD) terhadap keracunan pestisida, sedangkan untuk variabel lain menunjukkan tidak ada pengaruh terhadap keracunan pestisida yang meliputi, penggunaan dosis, lama penyemprotan, waktu penyemprotan, frekuensi penyemprotan, masa kerja.
Saran untuk masyarakat mengadakan diskusi atau sosialisasi, menggunakan alat pelindung diri lengkap, memakai dosis pestisida yang tepat, meningkatkan keamanan diri terhadap gejala keracunan, mengadakan pemeriksaan kesehatan petanis secara berkala, meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan pestisida, serta perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap faktor lain yang berpengaruh terhadap keracunan pestisida.
Tidak tersedia versi lain