Text
Analisis Resiko Petugas Kebersihan Yang Menangani Limbah Medis Padat Di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya (Studi Pada Rumah Sakit Umum Haji Surabaya Tahun 2019)
Rumah sakit sebagai sarana pelayanan tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat, atau dapat menjadi tempat penularan penyakit serta kemungkinan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan.
Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisis resiko bagi petugas kebersihan pada tahap penanganan limbah (pemilahan, pewadahan, pengangkutan dan penyimpanan) limbah medis di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif untuk memperkirakan tentang kemungkinan munculnya suatu gejala berdasarkan gejala lain yang sudah muncul dan diketahui sebelumnya.
Berdasarkan hasil penelitian analisis resiko petugas kebersihan yang menangani limbah medis padat di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya didapatkan hasil bahwa untuk resiko rendah dan sedang hanya perlu dilakukan pemantauan rutin yang dilakukan oleh penanggung jawab. Pada kategori resiko tinggi terdapat pada proses kegiatan penyimpanan dengan bahaya resiko terkontaminasi cairan limbah medis. Untuk resiko sangat tinggi terdapat pada proses kegiatan penyimpanan dengan bahaya resiko virus, bakteri pada limbah medis dan vektor.
Disimpulkan bahwa bahaya pada proses pengelolaan limbah medis padatyang bersumber dari alat dan proses kerja diantaranya tertusuk jarum, kontak dengan bahan infeksius, mengangkat beban berat dan melakukan pekerjaan berulang. Sumber bahaya lain dari lingkungan seperti jalan yang tidak rata, lantai yang licin dan terdapat genangan air.
Disarankan tim K3RS bekerja sama dengan unit terkait dan PPI mengadakan pelatihan dan sosialisasi terkait SPO tentang pengelolaan limbah medis, pencegahan dan pengendalian infeksi, prosedur kerja secara ergonomis, penggunaan APD yang benar.
Tidak tersedia versi lain