Text
Perbedaan perilaku cuci tangan sebelum dan sesudah penyuluhan pada murid SD di SDN Ngluyu Kabupaten Nganjuk Tahun 2018
Anak usia sekolah memiliki kesadaran yang kurang mengenai perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS).Sehingga perlu memberikan informasi /penyuluhan tentang cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar. Pada usia tersebut sangat rentan terhadap penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, tindakan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan CTPS pada murid SD kelas V di SDN Ngluyu, Kabupaten Nganjuk tahun 2018.
Metode dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Variabel pada penelitian ini adalah pengetahuan, sikap dan tindakan. Responden pada penelitian ini adalah murid kelas V yang berjumlah 23 siswa (total sampel).
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan, murid tentang cuci tangan kategori baik sebelum penyuluhan 78,5% (18 siswa) dan sesudah penyuluhan menjadi 87 % (20 siswa). Sedangkan tingkat pengetahuan kategori cukup sebelum penyuluhan 21,5% (5 siswa) dan sesudah penyuluhan 13% (3 siswa). Ada perbedaan sikap cuci tangan kategori baik sebelum penyuluhan 4,3% (1 siswa) dan sesudah penyuluhan 39,1% (9 siswa). Kategori cukup sebelum penyuluhan 95,7% (22 siswa) dan sesudah penyuluhan 60,9% (14 siswa). Ada perbedaan tindakan cuci tangan kategori baik sebelum penyuluhan 78,3% (18 siswa) dan sesudah penyuluhan 95,7% (22 siswa). Sedangkan untuk kategori cukup sebelum penyuluhan 21,7% (5 siswa) dan sesudah penyuluhan 4,3% (1 siswa).
Untuk itu dipandang perlu peranan kesehatan dalam memberikan penyuluhan CTPS sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan tentang cuci tangan pada anak usia sekolah.
Tidak tersedia versi lain