Text
Hubungan Antara Perilaku Menyikat Gigi Dengan Tingginya Angka DMF-T (Studi Pada Siswa Kelas IV SDN Kapasari I Kec. Genteng Surabaya Tahun 2014)
Status Kesehatan gigi seseorang salah satunya dapat diketahui dari status karies gigi. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinnya karies gigi adalah perilaku menyikat gigi. Perilaku menyikat gigi harus ditanamkan sejak dini, menyikat gigi dengan baik dan benar berfungsi untuk mencegah terjadinya karies gigi. DMF-T adalah indikator status karies gigi pada individu. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 48 siswa kelas IV SDN Kapasari 1 Kec.Genteng Surabaya diperoleh rata-rata DMF-T sebesar 3,53. Hal ini menunjukkan bahwa status karies gigi siswa belum sesuai dengan indikator pencapaian DMF-T sebesar <1 (Pedoman UKGS, 2012).Masalah penelitian ini adalah tingginya angka DMF-T siswa kelas IV SDN Kapasari 1 Kec. Genteng Surabaya 2014. Tujuan penelitian ini secara umum untuk mengetahui hubungan antara perilaku menyikat gigi dengan tingginya angka DMF-T dan secara khusus untuk mengukur DMF-T, Mengidentifikasi perilaku menyikat gigi dan menganalisa hubungan antara perilaku menyikat gigi dengan tingginya angka DMF-T. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan crossectional. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam dengan bantuan model gigi, teknik analisa data menggunakan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Dari hasil penelitian ini didapatkan presentasi DMF-T tinggi lebih banyak (93,8%) dibandingkan dengan DMF-T Rendah (6,3%). Serta perilaku menyikat gigi pada siswa dengan presentasi perilaku baik lebih banyak (64,6%) dibandingkan dengan perilaku kurang (35,4%) Hasil analisis diperoleh tidak ada hubungan antara perilaku menyikat gigi dengan tingginya angka DMF-T
Tidak tersedia versi lain