Ditapis dengan |
Ditemukan 1254 dari pencarian Anda melalui kata kunci: author="Astuti" # Debug Box/home/vendor_perpus/opacpolkesbaya/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:692 "Search Engine Debug 🔎 🪲" Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine" SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR " - ") AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ", ") AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) group by b.biblio_id order by b.last_update desc limit 10 offset 60" ] Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Astuti%" ] ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL MULTIGRAVIDA DENGAN ANEMIA DI PONKESDES SEMAM…
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN DENGAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) DI PUSKE…
Payudara dan laktasi
Laporan Tugas Akhir Plasma Thawing Bath
Pengaruh Motivasi Terhadap Pelaksanaan Program Pemeliharaan Peralatan Kesehat…
Modifikasi Infant Warmer Dilengkapi Phototheraphy dan Skin Sensor ( Kontrol S…
Prilaku ibu rumah tangga dalam penansampah domestik (Studi di Desa Pandean Ke…Banyak ibu rumah tangga yang membuang sampahnya masih di sembarang tempat, yang akan menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan, mengganggu kenyamanan dikarenakan bau yang ditimbulkan. Dengan tujuan untuk mengetahui prilaku ibu rumah tangga dalam penanganan sampah domestik di Desa Pandean Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Metode penelitian yang saya lakukan adalah diskriptif yaitu penelit…
Kondisi sanitasi dan perilaku penderita TB Paru di Kecamatan Bugul Kidul Kota…Tuberkulosis adalah penyakit yang menular langsung yang disebabkan oleh kuman tuberculosis ( Mycobacterium Tuberculosis ) . Kuman Tuberkulosis Paru ini berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain melalui udara sehingga penularanya pun mudah, kondisi sanitasi yang buruk, udara yang lembab, kurang sinar matahari serta jumlah penghuni yang banyak merupakan media penularan penyakit yang baik. …
Perilaku ibu rumah tangga yang berhubungan dengan kejadian diare (Studi di De…Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan encernya tinja yang dikeluarkan dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering dibandingkan biasanya. Diare merupakan penyakit berbahaya karena dapat mengakibatkan kematian dan dapat menimbulkan letusan kejadian luar biasa (KLB). Perilaku masyarakat merupakan faktor yang berkonstribusi terhadap terjadinya penyakit diare, seperti kurangnya k…
Pengetahuan siswa SD tentang cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah peny…Latar Belakang Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) warga Indonesia sudah semakin membaik, dimana CTPS dilakukan pada tahun 2007 mencapai 23,2% dan tahun 2012 CTPS menjadi 49,5%. Berdasarkan data Environmental Health Risk Assessment (EHRA) di 56 Kabupaten/ Kota, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bahwa CTPS setelah BAB 68,4%, CTPS setelah menceboki anak 38,7%,…
|